Kubu Moeldoko Singgung Cara Tak Terpuji soal Laporan Kader PD ke Ombudsman

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 12 Apr 2021 12:30 WIB
Juru bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad.
Jubir Kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad. (screenshot video)
Jakarta -

Sejumlah kader Partai Demokrat (PD) melaporkan Kepala KSP Moeldoko ke Ombudsman RI atas dugaan maladministrasi. Kubu Moeldoko menilai laporan anak buah Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY itu salah alamat.

"Laporannya salah alamat saya kira. Namun mari kita lihat bersama kelanjutannya," kata jubir kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, kepada wartawan, Senin (12/4/2021).

Rahmad mengatakan kubu AHY hanya mencari celah untuk menyudutkan Moeldoko. Padahal, kata Rahmad, Moeldoko dapat menduduki jabatan di pemerintahan ataupun organisasi politik.

"Sebagai warga negara, Pak Moeldoko bisa menerima jabatan apa saja, baik di pemerintahan, maupun di luar pemerintahan. SBY ketika jadi presiden justru menjadi ketua umum partai melalui proses kongres luar biasa. Banyak contoh-contoh yang bisa dilihat sebagai referensi di mana seorang pejabat negara diamanahi tugas sebagai ketua umum organisasi," ujar Rahmad.

"Karena sekarang bersengketa, maka kubu AHY mencari cari celah untuk menyerang Pak Moeldoko," sambungnya.

Pelaporan Moeldoko ke Ombudsman RI, menurut Rahmad, adalah upaya anak buah AHY mengganti Kepala KSP tersebut. Namun, cara sebelumnya gagal dan menggunakan cara lain.

"Karena mereka gagal mendorong-dorong penggantian KSP, maka dicoba cara lain. Cara-cara tidak terpuji," imbuhnya.

Sejumlah kader Partai Demokrat sebelumnya melaporkan Kepala KSP Moeldoko ke Ombudsman RI. Dalam laporan itu, Moeldoko diduga melakukan maladministrasi.

Dalam tanda terima surat Ombudsman RI yang diterima dari Parulian Gultom, yang merupakan kader Partai Demokrat, Senin (12/4), di bagian surat dituliskan bahwa dokumen pengaduan atau laporan dugaan maladministrasi KSP Moeldoko. Demokrat menduga Moeldoko melakukan maladministrasi terkait KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumut.

"Sebagaimana isi Surat Laporan dan/ atau Pengaduan yang Kami sampaikan pada tanggal 23 (dua puluh tiga) Maret 2021, bersama ini Kami sampaikan bahwa yang menjadi Fokus Laporan dan/ atau Pengaduan Kami adalah dugaan atas praktik maladministrasi yang diduga dilakukan oleh Bapak Jenderal Purn DR H Moeldoko selaku Kepala Staff Presiden ('KSP Moeldoko') dalam serangkaian kegiatan politik yang ternyata adalah bertujuan untuk melakukan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang sah di bawah kepemimpinan Bapak AGUS HARIMURTI YUDHOYONO selaku KETUA UMUM PARTAI DEMOKRAT YANG SAH," demikian bunyi klarifikasi dari surat yang diajukan kader Partai Demokrat.

(rfs/maa)