Konflik Nuklir Memanas, IAEA akan Bahas Soal Iran

Konflik Nuklir Memanas, IAEA akan Bahas Soal Iran

- detikNews
Senin, 06 Mar 2006 10:12 WIB
Jakarta - Konflik nuklir Iran terus memanas. Iran mengancam akan memulai pengayaan uranium berskala penuh jika pengawas nuklir PBB memaksakan sanksi atas program nuklirnya. Sementara pemerintah AS mengancam kemungkinan adanya "konsekuensi menyakitkan" bagi Iran.Ancaman itu dicetuskan Dubes AS untuk PBB John Bolton seiring persiapan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) untuk bersidang membahas kemungkinan mengadukan Iran ke Dewan Keamanan PBB. Pemerintah Iran mengingatkan, jika negaranya sampai diadukan ke Dewan Keamanan PBB, itu berarti akan merusak upaya-upaya untuk menyelesaikan konflik ini secara damai."Jika masalah nuklir Iran dibawa ke Dewan Keamanan PBB, pengayaan uranium (berskala besar) akan dimulai kembali," tegas pimpinan negosiator Iran Ali Larijani kepada wartawan di Teheran, Iran. "Jika mereka ingin menggunakan kekerasan, kami akan menempuh jalur kami sendiri," imbuhnya seperti dilansir kantor berita Associated Press, Senin (6/3/2006).Menurutnya, Iran telah menggunakan semua cara damai untuk menyelesaikan isu nuklir ini. Ditegaskan bahwa Iran tidak akan menghentikan riset nuklir ataupun mundur dari upayanya menjalankan program atom. Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi. Sidang IAEA akan digelar pada Senin (6/3/2006) waktu setempat. Menurut para delegasi badan pengawas nuklir PBB tersebut, IAEA tidak akan mengeluarkan keputusan yang bersifat konfrontasi terhadap Iran. Badan internasional itu kemungkinan hanya akan menyerukan Iran untuk terus menghentikan pengayaan uranium serta meningkatkan kerjasama dengan IAEA mengenai penyelidikan atas program nuklir Iran. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads