Tak Bisa Mudik ke Jawa, Warga Jambi Pilih Ziarah Kubur Jelang Puasa

Ferdi Almunanda - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 22:37 WIB
Suasana ziarah kubur menjelang bulan Ramadhan 1442 di Kota Jambi
Suasana ziarah kubur menjelang bulan Ramadhan 1442 di Kota Jambi Foto: Ferdi Almunanda/detikcom
Jambi -

Menjelang bulan Ramadhan 1442 Hijriah, tempat pemakaman umum (TPU) di Kota Jambi ramai dikunjungi oleh masyarakat yang ingin berziarah. Masyarakat berbondong-bondong ke TPU meski saat ini masih pandemi Virus Corona (COVID-19),

Salah satu warga Kota Jambi yang berziarah adalah Anto, dia biasanya berziarah ka makam keluarnya di Jawa Timur. Namun, pada tahun ini, karena tidak diizinkan terbang, maka mereka tah berziarah ke makam di Jawa Timur.

"Kalau ziarah tetap kita lakukan karena kan sudah jadi tradisi jelang puasa kan. Aturan sebenarnya mau berziarah di makam orang tua di Pulau Jawa, yakni di Surabaya, tetapi karena ada larangan mudik ya mau gak mau kirim doa dari sini saja, juga afdol," kata Anto.

"Kalau di Jambi lakukan ziarah juga karena ada dari makam pihak keluarga istri juga," ujarnya.

Kegiatan ziarah kubur ini juga mendapatkan keuntungan tersendiri bagi warga sekitar pemakaman. Mereka memanfaatkan momen itu untuk berjualan.

Pendapatan warga disekitar pemakaman juga semakin bertambah, dimana mereka yang berjualan kembang 7 rupa dan air bisa mendapatkan uang setiap harinya mulai Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu.

"Kalau sekarang alhamdulilah ramai pengunjungnya sudah, berbeda dengan tahun lalu sepi, kalau sekarang pengunjung yang berziarah bisa dari subuh kadang pagi hari ataupun sore hari. Dan rata-rata kembang dan air yang kita jual ramai pembelinya," kata penjual kembang, Ratna.

"Biasanya setiap hari saya bisa jual kembang itu lumayan banyak, hasilnya juga kadang bisa dapat Rp 200-500 ribu perhari. Itu sangat terbantu sekali," sambungnya.

Biasanya, puncak ziarah kubur jelang Ramadhan terjadi pada hari Minggu ini, H-2 Ramadhan. Meski masih ada 1 hari jelang memasuki Ramadhan, namun warga terlihat lebih banyak memilih di hari libur untuk berziarah.

(aik/aik)