Ikut Lomba Kampung Sehat 2 NTB, Desa Ini Ubah Sampah Plastik Jadi BBM

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 20:28 WIB
Polda NTB
Foto: Polda NTB
Jakarta -

Salah satu desa yang mengikuti Lomba Kampung Sehat 2 NTB, Desa Danger di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat memunculkan inovasi di lomba kali ini. Desa ini sejak 2018 yang lalu berhasil melakukan inovasi mengubah sampah plastik menjadi BBM.

Pemdes Danger memunculkannya sebagai salah satu inovasi desa untuk memenangkan Lomba yang diinisiasi Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal. Pemdes pun berharap inovasi ini dapat dilirik oleh berbagai pihak.

Kepala Desa Danger Kaspul Hadi mengatakan inovasi itu pernah berhasil menjuarai teknologi tepat guna pada 2019 di Kabupaten Lombok Timur. Kabarnya pada 2020 lalu inovasi yang diciptakan mampu bersaing di tingkat nasional.

"Kegiatan ini dimulai dari tahun 2019. Dari hasil yang dicapai sempat menjadi juara 1 tingkat provinsi untuk teknologi tepat guna. Mesin produksi pengolahan sampah dibuat oleh Pemdes Desa Danger. Rencana ke depan kami mau perbesar agar bisa dikelola menjadi nilai komersil di masyarakat," ungkap Kaspul dalam keterangan tertulis, Minggu (11/4/2021).

Kaspul mengatakan inovasi tersebut mampu mengubah sampah plastik menjadi tiga bahan bakar yang berbeda seperti solar, minyak tanah, dan bensin. Selain itu, inovasi tersebut juga dapat mengurangi limbah plastik dan juga memberdayakan SDM di desanya.

"Dengan satu kilogram sampah plastik, kita bisa membuat tiga bahan bakar berbeda dengan jumlah masing-masing satu liter. Untuk itu kami meminta dukungan dari semua pihak agar inovasi ink dapat dikembangkan menjadi lebih maksimal lagi," katanya.

Polda NTBFoto: Polda NTB

Kaspul berharap munculnya inovasi tersebut pada Lomba Kampung Sehat 2 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Selain dapat menghasilkan BBM, lanjutnya, ia juga yakin inovasinya dapat mensukseskan program Zero Waste di NTB.

"Harapan saya pemerintah merespon baik atas apa yang sudah kami lakukan ini. Program kami ini juga membantu program Zero Waste, program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur NTB. Dengan alat ini jika kami didukung maka NTB akan menjadi daerah yang maju. Inilah sebenarnya industrialisasi itu, program unggulan Gubernur NTB yang harus didukung juga," tuturnya.

Selain dukungan, Kaspul juga berharap inovasi tersebut dapat memicu kemenangan desanya Pada Lomba Kampung Sehat 2 ini.

Polda NTBFoto: Polda NTB

"Saya sengaja memunculkannya di Kampung Sehat 2 ini agar mendapat perhatian dari berbagai pihak, dan mudah mudahan desa Danger jadi pemenang Lomba Kampung Sehat 2," tandasnya.

(fhs/ega)