6 Anggota FUI Medan Jadi Tersangka Ricuh Pembubaran Paksa Kuda Kepang!

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 15:11 WIB
Pembubaran kuda kepang di Medan Sunggal, Medan, Jumata (2/4/2021).
Foto: Pembubaran Kuda Kepang di Medan Sumut Berujug Ricuh (Video Amatir)
Medan -

Kasus pembubaran pertunjukan kuda kepang yang berakhir kericuhan di Medan, Sumatera Utara (Sumut) masih terus didalami pihak kepolisian. Kini sebanyak 6 orang anggota FUI Medan telah ditetapkan sebagai tersangka atas insiden tersebut.

"(Ada) 10 orang (anggota FUI yang) diamankan, 6 (diantaranya) sudah tersangka dan kita tahan," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko, saat dihubungi, Minggu (11/4/2031).

Riko tidak merinci inisial keenam orang yang ditetapkan sebagai tersangka tersebut. Dia hanya menambahkan 4 orang lainnya masih dalam pemeriksaan.

"Empat (lainnya) masih riksa (pemeriksaan). (Lalu ada) 1 orang masih kita cari (daftar pencarian orang)," tambahnya.

Lanjutnya, Riko menerangkan komandan FUI inisial S melakukan pembubaran paksa acara kuda kepang atas inisiatifnya sendiri. Tersangka S mengajak anggota FUI lainnya untuk melakukan pembubaran acara itu.

"Hasil pemeriksaan tersangka S, dia membubarkan karena inisiatif sendiri sebagai kepling (kepala lingkungan) bukan sebagai ormas. Dia ajak teman-temannya yang kebetulan baru selesai kegiatan salah satu ormas (FUI). Jadi atas nama pribadi dan bukan mewakili salah satu ormas," ucap Riko.

Dari kasus ini, Kombes Riko mengatakan keenam tersangka dijerat Pasal 170 KUHP. Namun untuk dua dari 6 tersangka ini, juga dijerat Pasal 315 KUHP.

Diketahui keributan antara anggota FUI dan sejumlah warga saat pembubaran pertunjukan kuda kepang ini terjadi pada Jumat (2/4). Pembubaran itu awalnya disebut karena FUI menolak kuda kepang dengan alasan syirik.

"Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan membubarkan pertunjukan seni budaya kuda kepang atau yang lazim disebut jaranan karena dianggap syirik," tulis pengunggah video.

Adu pukul disebut terjadi karena pihak FUI meludahi salah seorang warga yang menolak pembubaran pertunjukan. FUI kemudian buka suara.

"Keributan itu terjadi pada hari Jumat (2/4) sekitar pukul 17.00 WIB. FUI tidak membubarkan kuda lumping, yang membubarkan itu kepling," kata Ketua FUI Kota Medan Nursarianto kepada wartawan, Kamis (8/4).

Simak video 'Rusuh Pembubaran Kuda Kepang oleh Massa Berbaju Laskar FUI':

[Gambas:Video 20detik]



(sab/maa)