Viral Konser Musik di Tangerang Dijaga Petugas, Satpol PP Evaluasi

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 13:12 WIB
Konser musik di Tangerang (Foto: tangkapan layar)
Konser musik di Tangerang (Foto: tangkapan layar)
Tangerang -

Sebuah video yang menampilkan konser musik di Pasar Lama, Kota Tangerang, viral di media sosial. Personel Satpol PP tampak berjaga di acara konser musik itu.

Dari video dan keterangan yang beredar, konser musik itu diadakan di Pasar Lama, Kota Tangerang, kemarin (10/4) malam. Ada 2 vokalis yang sedang menyanyikan sebuah lagu di dalam konser ini.

Sejumlah masyarakat menonton pertunjukan musik ini. Personel Satpol PP tampak di sekitar lokasi. Ada satu mobil Satpol PP yang disiagakan di sekitar konser musik ini.

Kabid Penegakan Hukum Perundang-undangan Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang Gufron Falfeli mengaku belum mendapat informasi tentang acara tersebut. Gufron mengatakan kegiatan konser musik masih dilarang di Kota Tangerang.

"Kita juga baru tahu (ada kegiatan konser musik) karena tidak ada laporan di lapangan. Cuma pada intinya bahwa kegiatan tersebut sebenarnya belum boleh. Jadi selama masa pandemi belum boleh," kata Gufron, saat dihubungi, Minggu (11/4/2021).

Konser musik di Tangerang (Foto: tangkapan layar)Konser musik di Tangerang (Foto: tangkapan layar)

Dia menambahkan evaluasi akan dilakukan. Bila ternyata betul ada personel Satpol PP yang melakukan penjagaan di acara konser tersebut, lanjutnya, sanksi akan diberikan.

"Makanya nanti kami evaluasi terkait dengan pam (pengamanan) pasukan di lapangan. Ke depan pasti kita laranglah, nggak izinin (acara konser musik) itu. Ya nanti kita klarifikasi, terus kita evaluasi. Kalau misalnya ada kesalahan prosedural, kita lakukan tindakan gitu," tambahnya.

"Nanti kita cari (personel Satpol PP yang berjaga) Soalnya ini, satu, bahwa dasar awalnya memang kondisi (konser musik) tersebut tidak boleh dulu dilaksanakan karena pandemi. Terus kedua memang, apakah nanti, kita lihat ada unsur pembiaran atau tidak. Nanti kita klarifikasi ke pasukan yang ngepam (pengamanan), kemudian kita lakukan evaluasi nanti," ucap Gufron.

Simak juga 'Mutasi 'Eek' Masuk Indonesia, Satgas: Tingkatkan Disiplin Prokes':

[Gambas:Video 20detik]



(sab/isa)