Kapolda Metro Sebut Tukang Ojek-Penggali Kubur Sudah Disuntik Vaksin COVID

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 13:22 WIB
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran meninjau vaksinasi di Mal Kokas (Yogi/detikcom)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau vaksinasi di Mal Kokas. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran hari ini melakukan kunjungan di tiga lokasi vaksinasi COVID-19 di wilayah hukumnya. Dia menyebut program yang tengah digagas Polda Metro Jaya ini telah menyasar semua lapisan masyarakat.

Hari ini Fadil mengunjungi kegiatan vaksinasi di Kampung Tangguh Jaya (KTJ) di wilayah Cideng, Gambir, kemudian kegiatan vaksin di Bulungan, Jakarta Selatan, hingga ke Mal Kota Kasablanka (Kokas). Dalam kunjungan di Mal Kokas, Fadil menyebut kegiatan vaksinasi pihaknya tersebut bahkan telah menyasar ke para penggali kubur.

"Ada juga penggali kubur di Kebayoran Lama itu kita melakukan vaksin terhadap saudara-saudara kita yang berprofesi sebagai penggali kubur selama masa pandemi. Ada juga pedagang pasar, ada tukang ojek," kata Fadil di Mal Kokas, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2021).

Selain itu, mantan Kapolda Jatim ini mengatakan hari ini total ada 50 lokasi di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang melakukan kegiatan vaksinasi. Dari puluhan tempat tersebut, lebih dari 5.000 warga dijadwalkan disuntik vaksin.

"Ada 251 vaksinator yang kita turunkan hari ini di 50 lokasi. Hari ini kita ada 5.400 vaksin yang akan kita suntikkan. Mudah-mudahan tahap berikutnya volumenya akan semakin besar," ujar Fadil.

Dia menambahkan pihaknya menyasar para pekerja publik dalam kegiatan vaksinasi kali ini. Seperti di Mal Kokas, Fadil berharap para pekerja di sektor UMKM yang berada di mal tersebut bisa segera dilakukan vaksinasi.

"Sasarannya adalah pelayan publik dan lansia. Pelayan publik ini bisa mereka yang bekerja di sektor UMKM, seperti kalau di mal ini d bawah ada food court mereka melayani masyarakat, mereka kita diberi kesempatan untuk divaksin," ungkapnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan di tempat vaksin di KTJ Cideng, Fadil mengungkapkan pihaknya menargetkan 500 KTJ yang warganya akan dilakukan vaksin selama 6 bulan ke depan.

"Ke depan kita terus kerjakan ini sampai 6 bulan dengan target di 500 Kampung Tangguh dan beberapa mal serta tempat umun lainnya yang memberikan pelayanan umum kepada masyarakat agar lebih mudah melakukan vaksin," tuturnya.

Lihat juga Video: Takut Jarum Suntik, Pria Ini Minta Ampun ke Petugas Saat Divaksinasi

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/man)