Cerita Lansia di Jakpus Deg-degan dan Takut Jalani Vaksinasi COVID-19

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Sabtu, 10 Apr 2021 12:37 WIB
vaksinasi lansia
Vaksinasi lansia di Kampung Tangguh RW 1 Cideng, Jakarta Pusat (luqman Nurhadi/detikcom)
Jakarta -

Lansia di Kampung Tangguh Jaya RW 1 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus), hari ini menjalani vaksinasi tahap pertama. Beberapa warga mengaku deg-degan dan takut saat menjalani vaksin.

Lili Yulia (58) mengaku deg-degan saat akan menerima vaksinasi. Dia bahkan sampai minum air empat botol untuk menenangkan diri.

"Deg-degan doang, saya sampe minum 4 botol. Deg-degan sampai situ, pas masuk nggak. Memang saya kalau dibawa ke dokter suka deg-degan. Tapi kalau sudah sampai depannya, nggak begitu," ucap Lili saat ditemui di posko Kampung Tangguh RW 1 Cideng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2021).

Lili mengaku tidak merasakan sakit saat disuntik. Dia juga tidak merasakan gejala setelah divaksinasi.

Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai pengusaha katering itu berharap pandemi COVID-19 ini cepat mereda dengan adanya vaksinasi ini. Dia mengaku mendukung program vaksinasi.

"Mendukung sekali vaksinasi ini. Harapannya supaya sukses, Kampung Tangguh di sini nggak ada wabah lagi, nggak ada Corona. Saya kan pedagang. Saya kan berkecimpung di masyarakat," ujar Lili.

Cerita lain dirasakan Diana AR (61), yang takut saat harus divaksinasi. Diana bahkan sempat menolak panggilan vaksinasi.

"Deg-degan, saya nggak mau. Sudah dua kali panggilan nggak datang, karena ya mau nggak mau akhirnya divaksin juga. Takut. Tadi saja saya ngarepin gagal. Eh, tahunya normal semua," ungkap Diana.

Diana bahkan mengaku sempat beralasan pusing agar tidak divaksinasi. Namun niatnya itu gagal. Wanita yang biasa berjualan nasi uduk itu sempat merasa pegal-pegal setelah divaksinasi.

"Saya alhamdulillah sehat, nggak ada apa-apa. Tadi saya juga alasan sih kepala sakit, pusing, apa bisa divaksin, tetap, 'Ya harus, Bu, cuma pusing saja, kan'. Ya udah, divaksin, terjadilah. Ini sekarang lagi ngerasain pegal nih," ucapnya.

Diana dan warga RW 1 Cideng lainnya akan divaksinasi tahap kedua pada 8 Mei 2021. Sama dengan Lili, Diana berharap vaksinasi ini bisa menekan angka penyebaran COVID-19.

"Mendukung. Ya sekarang dibilang tenang juga nggak, dibilang nggak ya tenang. Biasa-biasa sajalah. Setelah vaksin, mudah-mudahan nggak ada COVID lagi. Pasti ada sih kan virus. Jadi ya mudah-mudahan selesailah. Nggak ada lagi wabah-wabah," ucapnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen M Fadil Imran meluncurkan program vaksinasi di Kampung Tangguh Jaya RW 1 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Fadil mengatakan vaksinasi ini ditujukan pada lansia dan pelayan publik. Ada sekitar 100 warga yang divaksinasi di Kampung Tangguh RW 1 Cideng.

Vaksinasi di Kampung Tangguh juga diharapkan bisa mempercepat vaksinasi di Jakarta. Kapolda Metro menargetkan pelaksanaan vaksinasi di 500 Kampung Tangguh selama 6 bulan ke depan.

(run/dwia)