Petinggi TNI & Polri Maluku Sepakat Bentuk Garnisum
Minggu, 05 Mar 2006 16:21 WIB
Ambon -
Petinggi TNI dan Polri Maluku berusaha meredamkan situasi panas yang terjadi di antara anak buahnya di Ambon. Mereka pun rapat di ruang kerja Kapolda Maluku, Minggu (5/3/2006).Menurut Pangdam XVI Pattimura Mayjen Syarifuddin Summa, hasil rapat itu juga merekomendasi pembentukan patroli gabungan aias Garnisum. "Selain itu kami sudah menentukan langkah-lankah alternatif lainnya," sebut Pangdam tanpa menyebut rinci langkah-langkah apa saja, seusai rapat.Selain Pangdam, rapat itu juga dihadiri Kapolda Maluku Brigjen Adityawarman, Danlantamal Ambon Laksamana Pertama Bambang Supeno, Danlanud Pattimura Marsekal Eko Supriyanto, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease AKBP Leonidas Braksan. Selain para petinggi lokal ini, rapat ini juga dihadiri petinggi TNI dan Polri di Jakarta seperti Kapus Provost Dir Propam Mabes Polri Brigjen Pol Latif dan Pus Pom Mabes TNI. Rapat ini berlangsung selama tiga jam lebih.Ketegangan TNI dan Polri di Ambon bermula akibat aksi penikaman yang diduga dilakukan oleh TNI kavaleri terhadap seorang polisi Ditsamapta Polda Maluku Bripda Arnold Waku hingga tewas. Penikaman ini terjadi pada Sabtu (4/2/2006) pukul 03.00 Wita.Kemudian pada pukul 20.00 Wita, salah satu anggota polisi terkena pukul di Jl Pantai Losari, tepatnya di pom bensin yang diduga dilakukan oleh oknum TNI kavaleri. Polisi yang belum diketahui namanya itu dilarikan ke RS Bhayangkari Polda Tantui.
(nrl/)










































