Keresahan Diri Sendiri Jadi Ide Bisnis dari Putri Tanjung

Angga Laraspati - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 19:30 WIB
Putri Indahsari Tanjung
Foto: Dita/detikcom
Jakarta -

Mau tahu dari mana ide bisnis seorang Putri Tanjung? Jawabannya adalah keresahan dirinya sendiri. Hal ini diungkapkan olehnya dalam acara BNI Creativepreneur Conference 2021, Jumat (9/4).

Founder & CEO dari Creativepreneur ini mengatakan keresehannya menjadi ide dari setiap bisnis yang ia jalani, salah satu contohnya kegiatan Creativeprenuer yang kerap diadakan oleh Putri dan timnya.

"Awalnya waktu itu gue mau banget jadi creative entrepreneur tapi belum banyak acara yang bisa memberikan tips and tricks how to be a creative entrepreneur. Adanya seminar yang berjam-jam, mahal terus cuma dikasih tau bagus-bagusnya aja," ungkap Putri Tanjung dalam acara BNI Creativepreneur Conference 2021, Jumat (9/4/2021).

Dari keresahan itulah muncul sebuah ide untuk membuat sebuah acara yang menghibur dan menginspirasi dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat untuk belajar menjadi seorang creativepreneur.

Selain dari keresahan, menurut Putri ide juga bisa datang dari permasalahan yang ada. Menurutnya, di Indonesia saat ini masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan. Dari situlah anak muda yang kreatif bisa menemukan ide solutif untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

"Jadi kita bisa melihat masalah dan bisa menciptakan solusinya, solusi itu juga bisa menjadi ide juga," katanya.

Putri mengatakan dalam menghasilkan sebuah ide yang paling penting adalah memperbanyak referensi, berdiskusi dengan orang lain, dan mendengarkan perspektif baru. Karena dari situlah perspektif seseorang bisa lebih kaya dan lebih banyak.

Di sisi lain, di masa pandemi kali ini menurut Putri memang memaksa para Creativepreneur harus berinovasi dan juga beradaptasi dengan situasi yang sedang terjadi saat ini.

"Karena kita tahu demand dan needs dari masyarakat itu udah beda. Jadi kita harus adjust dengan pasar yang ada sekarang. Tapi kerennya para creativepreneur adalah kita punya resilience, di mana saat banyak keterbatasan kita cari caranya untuk bisa bounce back. Lewat kreativitas, inovasi, mindset wirausaha, dan juga kolaborasi," kata Putri Tanjung.

Menurut Putri, justru di masa pandemi kali memberikan tantangan yang besar kepada para pelaku industri kreatif, salah satunya Putri yang berkat pandemi malah memiliki CXO Media. Selain itu banyak juga hal-hal baru yang memaksa Putri untuk keluar dari zona nyamannya.

Putri juga menuturkan di masa pandemi memang ada proses yang harus dilakukan oleh pelaku industri kreatif. Namun menurutnya yang paling penting adalah jangan pernah tertinggal sebuah momen atau peluang.

"Jadi ini yang kita pastikan juga di CXO, yaitu harus selalu agile dan juga konsisten di waktu yang sama. Jadi core kita adalah kita harus selalu beradaptasi dan mencoba untuk sesuatu yang baru dan masyarakat suka di situasi sekarang," tutur Putri.

Senada dengan Putri Tanjung, Co-Founder & CMO Tiket.com Gaery Undarsa mengatakan perusahaan yang ia kelola memang terdampak krisis pandemi COVID-19, sebab mobilitas orang yang sedang dibatasi.

Tetapi, Gaery melihat krisis kali ini merupakan sebuah pengalaman yang unik bagi sebuah industri, karena krisis kali ini menjadi momen perusahaan untuk merestart apa yang sudah ada sebelumnya.

"Jarang banget ada kesempatan buat industri untuk mereset semuanya, mulai dari 0. Nah selama 2020 apa yang kita lakukan itu sih. Jadi kita perbaiki semua dari internal, produk, hingga servis. Lalu kita lihat permainan ke depan seperti apa," tuturnya.

Sebagai informasi, acara BNI Creativepreneur Conference bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia akan hadir memberikan prediksi dan gambaran perkembangan industri kreatif ke depannya.

Acara ini akan berlangsung pada 9-11 April 2021 dan dapat disaksikan gratis secara live melalui detikcom. Acara ini disponsori oleh BNI, ASUS Intel, tiketcom, dan OPPO.

(prf/ega)