Pimpinan Komisi X DPR Usul Nadiem Makarim Pimpin Kemendikbud Ristek

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 15:58 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR dari Golkar, Hetifah Sjaifudian (Dok. Istimewa)
Wakil Ketua Komisi X DPR dari Golkar, Hetifah Sjaifudian (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Syaifudian menyambut baik penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek yang diusulkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hetifah mengusulkan Mendikbud Nadiem Makarim memimpin kementerian gabungan itu.

"Kami Komisi X menyambut baik hal ini, Kemristek digabung kembali dengan Kemendikbud untuk meningkatkan sinergi dan peran perguruan tinggi sebagai pusat penelitian dan inovasi," ujar Hetifah kepada wartawan, Jumat (9/4/2021).

Terkait siapa yang akan memimpin Kemendikbud Ristek, Hetifah menyerahkan sepenuhnya ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Meski begitu, politikus Golkar itu berhara Mendikbud Nadiem Makarim yang akan memimpin kementerian itu.

"Karena porsi tanggung jawab yang ada saat ini di Kemendikbud jauh lebih luas, maka sewajarnya Mendikbud (Nadiem Makarim) yang akan me-lead," kata Hetifah.

Menurut Hetifah, Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) bisa menjadi lembaga sendiri. "BRIN akan menjadi badan independen di bawah Presiden, juga perlu pemimpin yang kompeten, sebagai info, faktanya 90% penelitian dilakukan perguruan tinggi," ujar Hetifah.

Persetujuan penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek diambil dalam rapat paripurna DPR RI, Jumat (9/4) pagi. Jokowi sebelumnya telah bersurat kepada DPR terkait pembentukan Kementerian Investasi.

"Dan sesuai hasil rapat konsultasi pengganti rapat Bamus, 8 April 2021, yang telah bahas surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian dan menyepakati penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud sehingga menjadi Kemendikbud dan Ristek, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan," ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin rapat.

(zap/gbr)