Bongkar Pasang Kementerian Pendidikan di Era Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 13:07 WIB
Gedung Kemendikbud (Dok. Setkab)
Gedung Kemendikbud (Foto: dok. Setkab)

Dikti Digabungkan ke Kemendikbud

Lima tahun berlalu, Jokowi kembali mengotak-atik lembaga yang mengurusi pendidikan ini. Jokowi kembali melebur Pendidikan Tinggi ke Kemendikbud pada era Kabinet Indonesia Maju.

"Dikti ada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (23/10/2019).

Menristekdikti berubah menjadi Kemenristek dan Badan Riset Inonasi Nasional (BRIN) dengan Menteri Bambang Brodjonegoro.

"Saya harap menteri yang baru beserta jajarannya dapat segera menyelesaikan transisi birokrasi karena adanya perubahan nomenklatur kementerian dari Kemenristekdikti pada saat pemerintahan Jokowi-JK saat ini menjadi Kemenristek/BRIN," ujar Nasir saat hadir dalam sertijab di auditorium Kemenristekdikti, Jakarta, Rabu (23/10).

Kemendikbud dan Kemenristek Digabung

Otak-atik di Kemendikbud ternyata masih dilakukan. Terbaru, DPR dalam rapat paripurna penutupan masa sidang IV tahun 2020-2021 menyetujui usulan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek. Selain itu, Jokowi membentuk Kementerian Investasi.

"Dan sesuai hasil rapat konsultasi pengganti rapat Bamus 8 April 2021 yang telah bahas surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian dan menyepakati penggabungan sebagian tugas dan fungsi Kemenristek ke Kemendikbud sehingga menjadi Kemendikbud dan Ristek, pembentukan Kementerian Investasi untuk meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan dilanjutkan dengan pengambilan keputusan," ujar Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat rapat paripurna, Jumat (9/4/2021).

Dasco pun melempar pertanyaan ke anggota dewan yang hadir terkait putusan rapat bamus ini. Anggota Dewan pun menyetujui ini.

"Apakah hasil keputusan rapat Bamus pengganti rapat konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui?" tanya Dasco.

"Setuju," jawab anggota Dewan.

Halaman

(rdp/tor)