Calvino Samudera Dipolisikan dengan Tuduhan Tipu Klien Rp 280 Juta

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 20:57 WIB
Pelapor konsultan bisnis Calvino Samudra (Foto: Yogi Ernes/detikcom)
Pelapor konsultan bisnis Calvino Samudra. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Seorang pengusaha di bidang kecantikan melaporkan konsultan bisnis Calvino Samudra atas dugaan tindakan penipuan dan penggelapan uang. Laporan tersebut dilayangkan di Polda Metro Jaya.

Korban yang diwakili kuasa hukumnya, Siti Farhani Djamal, mengatakan, pada 12 Oktober 2020, kliennya dan Calvino Samudra melakukan kerja sama bisnis. Calvino saat itu berperan sebagai konsultan bisnis dan menjanjikan omzet Rp 1 miliar tiap bulan kepada perusahaan yang korban pimpin.

"Kita tanda tangan kontrak itu 12 Oktober 2020 dan berakhir 12 April ini. Kita dijanjikan omzet Rp 1 miliar sebulan. Dia bilang dengan kompetensi dan sertifikat segala macam itu dia seolah-olah meyakinkan banget dia profesional. Kemudian setelah kita bekerja sama itu jauh banget dari kata profesional," kata Siti di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

"Dia sebagai konsultan bisnis, dia bilang menjanjikan dalam segi manajemen perusahaan, dari segi keuangan, SDM, dia mampu untuk mengurus itu," sambungnya.

Menurut Siti, saat melakukan kerja sama dengan Calvino, kliennya telah menggelontorkan uang ratusan juta rupiah. Namun uang tersebut disebut Siti tidak dipergunakan Calvino sesuai dengan kesepakatan yang tertera saat penandatanganan kerja sama.

"Kerugian uang yang sudah kita keluarkan untuk ini ada Rp 280 juta. Dia sudah terima uang itu kemudian tidak dipergunakan sebagai perjanjian dalam kontrak sehingga bisa masuk penggelapan," ujar Siti.

Selain itu Siti mengatakan pihaknya telah mencoba menjalin komunikasi dengan Calvino sebelum membuat laporan ke polisi. Namun dia menyebut tidak ada tanggapan yang baik dari pihak Calvino.

"Di Januari itu dia nggak ada tanggung jawab, hilang gitu aja. Saya bahkan nge-chat dia di grup, kemudian saya minta pertanggungjawabannya gimana, dia nggak ada iktikad baik," jelas Siti.

"Kemarin saya chat di grup sudah dibaca. Karena saya chat tidak dibaca namun saya cek juga WA-nya online. Tapi saya mintai iktikad baik tidak dibalas, tidak dibaca," sambungnya.

Selain Calvino, Siti mengatakan pihaknya juga melaporkan Calvina Samudra yang disebut turut berperan dalam tindakan penipuan dan penggelapan yang merugikan kliennya. Laporan tersebut kini telah terdaftar di Polda Metro Jaya.

Laporan itu terdaftar dengan nomor polisi LP/1869/IV/YAN.2.5/2021/SPKT PMJ, Tanggal 8 April 2021. Kasus tersebut kini ditangani di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Selain terjerat kasus dugaan penipuan, nama Calvino Samudra ramai diperbincangkan usai terseret drama rumah tangga pengacara Hotma Sitompul. Hotma Sitompul dalam konferensi pers mengenai keretakan rumah tangganya di kawasan Jakarta Utara pekan lalu, bahkan menampilkan foto istrinya, Desiree Tarigan, bersama dengan Calvino Samudra.

Bersama adiknya, Calvina Samudra, Calvino pun diketahui sebagai pemilik dari salah satu kantor agensi iklan bernama North Euphoria.

Calvino Serahkan ke Asisten

detikcom mencoba meminta tanggapan atas laporan ini ke Calvino Samudra. Namun, Calvino menyerahkan hal itu ke asistennya.

"Langsung sama asisten saya aja ya," ujar Calvino kepada detikcom.

Redaksi detikcom kemudian berupaya meminta konfirmasi ke asisten Calvino, tapi belum ada respons lebih lanjut.

Simak video 'Ustaz Gondrong Pengganda Uang Dijerat Pasal Penipuan':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mae)