Wagub DKI soal Massa Beratribut HMI Demo Balkot: Jangan Asal Bicara Korupsi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 22:40 WIB
Wagub DKI Jakarta Riza Patria Kunjungi Korban Kebakaran Matraman
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patira (Rakha/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyoroti aksi unjuk rasa massa mahasiswa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO di Balai Kota kemarin. Riza mewanti-wanti agar mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi sesuai fakta yang ada.

"Negara kita negara demokrasi, silakan adek-adek mau demo, mau unjuk rasa, mau menyampaikan tertulis, dialog dan sebagainya. Namun demikian, jangan asal demo tanpa fakta dan data," kata Riza saat dikonfirmasi, Rabu (7/4/2021).

Salah satu tuntutan mahasiswa meminta KPK memeriksa Anies Baswedan terkait kasus pengadaan lahan DKI Jakarta untuk rumah DP 0 rupiah. Menyikapi hal ini, Riza meminta mahasiswa bisa berhati-hati dalam mengutarakan tuntutannya, apalagi menyangkut kasus korupsi.

"Sekalipun ketentuan undang-undang dibolehkan kita menyuarakan, menyampaikan aspirasi termasuk melakukan demo di manapun, termasuk di Balai Kota tapi mohon adek-adek yang saya sayangi, yang saya cintai, agar bicara sesuai fakta dan datanya ya. Jangan asal bicara, apalagi bicara (soal) korupsi harus hati-hati," ujarnya.

Politikus Gerindra itu menyadari pentingnya upaya penegakan hukum maupun pencegahan korupsi. Dia mengatakan Pemprov DKI berkomitmen bersih dari korupsi.

Massa bawa bendera HMI demo di Balai Kota DKI JakartaMassa membawa bendera HMI demo di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (6/4) kemarin. (Sachril/detikcom)

"Kami, Pak Gub, seluruh jajaran tentu memahami dan mengerti, terus mengupayakan pentingnya penegakan hukum, pentingnya pencegahan korupsi. Alhamdulillah DKI Jakarta mendapatkan award antikorupsi. Ini upaya kami terus kami tingkatkan, memastikan bahwa Jakarta bebas dari korupsi," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah mahasiswa mengatasnamakan HMI MPO melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta. Polisi berjaga untuk mengamankan demo di lokasi.

Pada Selasa (6/4) per pukul 13.20 WIB, puluhan orang tiba di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, setelah melakukan aksi long march dari kawasan Tugu Proklamasi. Terlihat aparat kepolisian berjaga dan mengamankan aksi ini. Tak ada penyekatan maupun penutupan lalu lintas dalam aksi demo kali ini.

Peserta demonstrasi membawa sejumlah atribut, salah satunya bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berwarna hijau. Tampak pula spanduk dengan bertinta merah dengan tulisan sebagai berikut:

'HMI MPO Se-Jakarta Bersatu Mendesak KPK Tangkap Anies. HMI MPO Siap antar ke KPK'.

Ketum HMI MPO Cabang Jakarta Irfan Maftuh mengatakan aksi ini dilakukan karena diduga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan kepengurusannya banyak memiliki kasus korupsi. Salah satunya berkaitan dengan rumah DP 0 rupiah.

Massa juga menuntut Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang dibentuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dibubarkan. Sebab, mereka menduga adanya korupsi.

(jbr/jbr)