Wagub Ungkap Hanya 30% Ortu Izinkan Anak Sekolah Tatap Muka di DKI

Tiara Aliya Azahra - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 20:49 WIB
Hari ini merupakan hari pertama uji coba sekolah tatap muka di DKI Jakarta. Salah satunya di SDN Pondok Kelapa 05 Pagi, Jakarta.
Sekolah tatap muka saat pendemi di DKI. (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan hanya 30% orang tua (ortu) siswa yang mengizinkan anaknya mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas. Hasilnya, sebanyak 85 sekolah yang dibolehkan melaksanakan pilot project hingga 29 April mendatang.

"Jadi kurang-lebih range-nya 20-30 persen yang mendapatkan persetujuan dari orang tua. Itulah yang kami beri kesempatan untuk tatap muka secara langsung melalui uji coba pembelajaran terbatas," kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Para orang tua, sebutnya, masih takut anaknya akan tertular COVID-19 jika mengikuti program ini. Namun, Riza mengatakan ini hanyalah data sementara. Dia mengimbau orang tua tak perlu khawatir karena pembelajaran tatap muka dijalankan dengan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

"Menurut data sementara ini kan baru di awal ya data sementara menurut kepala dinas 20-30 persen. Orang tua tentu masih khawatir dan ini kan belum diberlakukan semua, belum ditanyakan semua. Baru di 85 sekolah," jelasnya.

"Upaya kita kan memastikan bahwa pendukung sarana-prasarana lengkap, baik. Pendidiknya siap sudah divaksin semua, memahami prokes dengan baik," sambungnya.

Politikus Gerindra itu juga membuka kemungkinan uji coba pembelajaran tatap muka diperluas. Tentunya, dengan syarat pilot project kali ini berjalan sukses.

"Nanti Pak Gubernur dengan semua pihak, para ahli para pakar semuanya kita akan putuskan apakah ke depan di tahun ajaran baru ke depan kita akan melanjutkan dengan uji coba terbatas yang diperluas atau melaksanakan tatap muka terbatas," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2