Jaksa Ungkap Rinci Aliran Duit Edhy Prabowo untuk Sespri Wanita

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 18:33 WIB
Sidang Eks Stafsus Edhy Prabowo Terkait Kasus Suap Benur
Sidang Eks Stafsus Edhy Prabowo Terkait Kasus Suap Benur (Zunita/detikcom)

Selain itu, menurut jaksa, Edhy turut menggunakan uang suap ekspor benur untuk berbelanja saat kunjungan ke Amerika Serikat bersama istrinya, Iis Rosita Dewi, pada 17-24 November 2020. Edhy menggunakan Kartu BNI Debit Emerald Personal atas nama staf pribadi istrinya, Ainul Faqih, untuk membeli sejumlah barang dengan total belanja Rp 753.655.366.

"Total belanja saksi Edhy Prabowo dengan menggunakan kartu BNI Debit Emerald Personal atas nama saksi Ainul Faqih adalah sejumlah Rp 753.655.366," ungkap jaksa.

Berikut rincian belanja Edhy Prabowo selama di Amerika Serikat:

1) 1 (satu) buah jam tangan pria merek Rolex tipe Oyster Perpetual warna silver;
2) 1 (satu) buah jam tangan merek Rolex Oyster Perpetual Datejust berwarna silver rose gold;
3) 1 (satu) buah jam tangan merek Rolex wanita berwarna rose gold;
4) 1 (satu) buah dompet merek Tumi warna hitam;
5) 1 (satu) buah tas koper merek Tumi warna hitam;
6) 1 (satu) buah tas kerja/bisnis merek Tumi;
7) 2 (dua) buah pulpen Mount Blanc beserta 2 isi ulang pulpen;
8) 1 (satu) buah tas koper merek Louis Vuitton warna gelap bermotif LV jenisnya soft trunk;
9) 1 (satu) buah tas merek Bottega Veneta Made In Italy;
10) 1 (satu) buah tas merek 1 (satu) buah merek Louis Vuitton warna gelap bermotif LV jenisnya soft trunk;
11) 1 (satu) pasang sepatu pria merek Louis Vuitton warna hitam;
12) 1 (satu) buah tas merek Hermes Paris Made In France yang berwarna cokelat krem;
13) 1 (satu) buah tas koper merek Tumi warna hitam;
14) Beberapa buah baju, celana, tas, jaket dan jas hujan merk Old Navy dengan rincian sebagai berikut:
a. 3 (tiga) buah baju anak-anak merek Old Navy;
b. 19 (sembilan belas) celana merek Old Navy;
c. 1 (satu) tas anak berwarna biru dongker merek Old Navy;
d. 5 (lima) buah jaket hoodie merek Old Navy;
e. 12 (dua belas) jas hujan berwarna hijau army merek Old Navy;
15) 6 (enam) buah parfum merek Blue de Chanel Paris warna biru navy ukuran 100 ml;

Sebelumnya, jaksa KPK menuntut Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama (PT DPPP) Suharjito 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Suharjito diyakini jaksa terbukti menyuap mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo USD 103 ribu dan Rp 706.001.440.

Suharjito diyakini jaksa bersalah melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Jaksa KPK turut mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) dari Suharjito. Namun, pemberian Surat Ketetapan KPK sebagai JC akan diberikan setelah terdakwa memberikan keterangan sebagai saksi dalam perkara terdakwa lainnya.


(fjp/rdp)