Pascagempa Sulbar, Begini Kabar Renovasi Bangunan di Mamuju-Majene

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 13:00 WIB
Brantas Abipraya
Foto: Dok. Brantas Abipraya
Jakarta -

Pascagempa bumi berkekuatan 6,2 skala Richter yang menimpa Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat (14/1/2021) lalu mengakibatkan sejumlah bangunan bertingkat di sekitar lokasi gempa rusak parah hingga roboh, salah satunya gedung Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Tiga bulan berselang, PT Brantas Abipraya (Persero) telah melakukan renovasi dan serah-terima beberapa bangunan gedung pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang meliputi gedung perpustakaan hingga gedung dinas.

"Sebanyak 17 gedung dari 15 lokasi di Sulawesi Barat yang kami rehab, kemarin sudah dilakukan serah terima yaitu Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika (19/3), juga Rusun TVRI (31/3)," ujar Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Miftakhul Anas dalam keterangan tertulis, Selasa (6/4/2021).

Anas menjelaskan, proses rekonstruksi dan rehabilitasi gedung dengan kerusakan ringan telah dimulai pada Februari 2021 dan selesai pada akhir Maret lalu. Sementara untuk gedung dengan tingkat kerusakan sedang ditargetkan selesai pada akhir April 2021 mendatang. Sedangkan untuk gedung lainnya yang dalam kondisi rusak berat saat ini masih dalam proses desain oleh tim perencana.

Di samping melakukan rehabilitasi bangunan, Anas menyebut pihaknya juga mengerahkan alat berat untuk membongkar reruntuhan bangunan rumah dan gedung, tumpukan beton dan besi-besi dampak insiden gempa berkekuatan 6,2 skala Richter tersebut. Adapun alat berat yang dikerahkan antara lain empat unit ekskavator dan delapan unit dump truck yang dibawa Brantas Abipraya tepat sehari pascagempa untuk membantu membuka akses jalan dan membersihkan puing-puing.

"Sebagai salah satu bentuk komitmen Brantas Abipraya sebagai BUMN konstruksi yang selalu ada untuk Indonesia, kami akan fokus tuntaskan rehabilitasi bangunan-bangunan, ada 17 gedung dapat selesai tepat waktu agar masyarakat di sini dapat kembali bangkit lagi, beraktivitas seperti dulu lagi," katanya.

Sebagai informasi, turut hadir dalam serah terima Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, serta Gedung Dinas Komunikasi dan Informatika, yakni Project Manager Kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bangunan Pasca Bencana Gempa Provinsi Sulawesi Barat dan tim proyek, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Sulawesi Barat Sri Hartoyo, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat Normansjah Wartabone, Asisten I Bidang Pemkesra Muh Natsir, Kepala Dinas Kominfo Pers Safaruddin, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, PPK Bina Penataan Bangunan dan Manajemen Konstruksi PT Indah Karya (Persero).

Lalu, hadir pada serah-terima Rumah Susun TVRI Sulawesi Barat dan Gedung Wisma Dispora Sulawesi Barat di Kantor Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Barat Normansjah Wartabone, Kepala UPTD Dispora Sulawesi Barat, Perwakilan Ditjen Perumahan Rakyat, PPK Bina Penataan Bangunan dan Manajemen Konstruksi PT Indah Karya (Persero).

Simak juga 'Mahasiswa Rakit Antena Penguat Sinyal Untuk Korban Gempa Sulbar':

[Gambas:Video 20detik]

(akd/akd)