Sebaran 3.712 Kasus Positif Corona 5 April, Terbanyak di Jawa Barat

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 17:01 WIB
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak
Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Pemerintah melaporkan sebanyak 3.712 kasus positif COVID-19 pada hari ini sehingga total penambahan kasus Corona di Tanah Air menjadi 1.537.967 kasus.

Data penambahan kasus baru Corona ini disampaikan Satgas COVID-19, Senin (5/4/2021). Data ini diperbarui setiap hari per pukul 12.00 WIB.

Penambahan kasus positif terbanyak dilaporkan oleh Provinsi Jawa Barat, yakni sebanyak 910 kasus. Lalu diikuti oleh DKI Jakarta sebanyak 523 kasus baru.

Pada posisi ketiga dengan penambahan kasus baru COVID-19 adalah Jawa Tengah. Sebanyak 496 kasus baru dilaporkan di daerah ini.

Pemerintah juga melaporkan provinsi nihil kasus Corona hari ini. Daerah tersebut adalah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Selain itu, pemerintah melaporkan tambahan kasus sembuh dari Corona hari ini sebanyak 5.800 kasus. Dengan demikian, total kasus sembuh sampai hari ini mencapai 1.375.877 kasus.

Sementara kasus meninggal akibat COVID-19 bertambah 146 kasus. Total kasus meninggal hingga saat ini menjadi 41.815.

Berikut ini sebaran kasus positif Corona di RI pada 5 April 2021:

1. Aceh: 11
2. Sumatera Utara: 74
3. Sumatera Barat: 51
4. Riau: 85
5. Jambi: 21
6. Sumatera Selatan: 54
7. Bengkulu: 14
8. Lampung: 28
9. Bangka Belitung: 102
10. Kepulauan Riau: 44
11. DKI Jakarta: 523
12. Jawa Barat: 910
13. Jawa Tengah: 496
14. DI Yogyakarta: 135
15. Jawa Timur: 230
16. Banten: 259
17. Bali: 187
18. Nusa Tenggara Barat: 32
19. Nusa Tenggara Timur: 0
20. Kalimantan Barat: 0
21. Kalimantan Tengah: 106
22. Kalimantan Selatan: 153
23. Kalimantan Timur: 90
24. Kalimantan Utara: 7
25. Sulawesi Utara: 1
26. Sulawesi Tengah: 48
27. Sulawesi Selatan: 31
28. Sulawesi Tenggara: 0
29. Gorontalo: 0
30. Sulawesi Barat: 0
31. Maluku: 2
32. Maluku Utara: 1
33. Papua: 6
34. Papua Barat: 11

Simak juga 'Stok Vaksin Semakin Terbatas, Pemerintah Prioritaskan Lansia':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/idn)