Update Korban Banjir-Longsor NTT: 68 Orang Tewas dan 70 Hilang

Idham Khalid - detikNews
Senin, 05 Apr 2021 15:14 WIB
Dampak banjir bandang di Kabupaten Lembata NTT yang mengakibatkan 11 orang tewas (dok BNPB)
Dampak banjir bandang di Kabupaten Lembata, NTT. (Foto: dok BNPB)
Jakarta -

Korban meninggal dunia akibat bencana alam banjir hingga longsor di sejumlah kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi 68 orang. Korban meninggal berasal dari empat kabupaten.

"Korban jiwa masih dalam pendataan. Sebanyak 68 orang meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati dalam keterangan tertulis, Senin (5/4/2021). Data ini merupakan update per pukul 14.00 WIB.

Sebanyak 68 orang meninggal itu terdiri atas 44 orang di Kabupaten Flores Timur, 11 di Kabupaten Lembata, 2 di Kabupaten Ende, dan 11 di Kabupaten Alor. Sementara itu, 15 orang mengalami luka-luka dengan rincian 9 di Flores Timur, 1 di Kabupaten Ngada, dan 5 di Kabupaten Alor.

"70 orang hilang, yakni 26 di Flores Timur, 16 di Kabupaten Lembata, 28 di Kabupaten Alor," ujarnya.

BNPB mencatat ada 938 keluarga atau 2.655 jiwa terdampak akibat bencana. BNPB masih mendata jumlah korban.

Sementara itu, kerugian materiil berupa 25 rumah rusak berat, 114 unit rumah rusak sedang, 17 unit rumah hanyut, 60 unit rumah terendam, 743 unit rumah terdampak, 40 titik akses jalan tertutup pohon tumbang, 5 jembatan putus, 1 fasilitas umum terdampak, dan 1 kapal tenggelam.

Simak video 'BMKG Minta 5 Daerah Ini Waspada Dampak Siklon Tropis Seroja':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2