Wali Kota Semarang Targetkan Juara Umum di Proprov Jateng 2022

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Minggu, 04 Apr 2021 18:33 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Foto: dok. Pemkot Semarang
Jakarta -

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan keinginannya agar Kota Semarang dapat mempertahankan gelar juara umum di Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) Jawa Tengah tahun 2022. Hal tersebut ia ungkapkan saat membuka RAT (Rapat Anggota Tahunan) KONI Kota Semarang.

Dalam rapat yang berlangsung Sabtu (3/4), Hendi (sapaan akrab Wali Kota Semarang) menyebutkan ada beberapa cabang olahraga (cabor) baru yang akan dipertandingkan di Porprov 2022. Dari beberapa cabor tersebut, lanjutnya, ada 50 sekitar medali emas yang akan diperebutkan.

Hendi menilai dengan menguasai beberapa cabor baru, Kota Semarang dapat memperbesar peluang untuk meraih titel juara umum.

"Beberapa cabang memperebutkan 50 medali emas. Coba kalau kita bisa kuasai beberapa cabor itu maka gelar juara umum yang dipegang tahun lalu bisa kembali diraih. Demikian juga sebaliknya kalau kita sudah cukup puas dengan cabor yang sudah ada ini, bisa-bisa juara umum lepas," terang Hendi dalam keterangan tertulis, Minggu (4/4/2021).

Selain itu, Hendi menyebutkan KONI memiliki peran penting sebagai induk olahraga Kota Semarang.

"Jika KONI berkembang, olahraganya berkembang, selain masyarakatnya sehat, akan muncul kebanggaan dari atlet-atlet berprestasi yang berasal dari Kota Semarang," imbuh Hendi.

Lebih lanjut, Hendi mengungkapkan ada tiga poin utama dalam memajukan olahraga di Kota Semarang yang dapat membawa atlet meraih prestasi hingga tingkat internasional. Tiga poin tersebut antara lain pembinaan atlet dan pelatih, venue yang baik, dan event.

Ia menambahkan dalam mendukung pembangunan venue berstandar internasional pihaknya telah membangun venue olahraga hingga ke kampung dan kelurahan.

"Pembinaan atlet menjadi hal utama, pelatihnya juga harus yang berkualitas. Venue juga harus berkualitas. Nah ini kita mulai masuk ke kampung-kampung, kelurahan-kelurahan, buat lapangan voli, futsal standar internasional," imbuh Hendi.

Soal penyelenggaraan event olahraga, lanjut Hendi, ia berpesan agar pelaksanaannya dapat dikemas dengan cara menarik. Ia pun mencontohkan pertandingan catur antara Dewa kipas melawan Women Grandmaster (WGM) Irene Sukandar yang ditayangkan melalui kanal Youtube.

"Pertandingan catur Dewa Kipas vs Irene. Caturnya biasa namun masyarakat sangat heboh. Karena dikemas sedemikian rupa secara entertaining," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemerintah Kota Semarang yang tetap memajukan olahraga meski di tengah pandemi.

"Meski dihantam pandemi, namun Pemkot Semarang tetap komitmen memajukan olahraga Kota Semarang, saya mewakili KONI Kota Semarang menyampaikan terima kasih," kata Arnaz.

(prf/ega)