Round-Up

Basis Shooting Club Dibubarkan tapi KTA Beredar ke Teroris-Koboi Jalanan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Apr 2021 22:14 WIB
Kartu Basis Shooting Club yang disalahgunakan oleh Zakiah Aini dan Muhammad Farid Andika. Foto kolase dari dokumen istimewa
Foto: Kartu Basis Shooting Club yang disalahgunakan oleh Zakiah Aini dan Muhammad Farid Andika. (dok.istimewa)
Jakarta -

Kartu Tanda Anggota (KTA) Perbakin Basis Shooting Club heboh diperbincangkan belakangan ini. Penyebabnya KTA itu dimiliki penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini (25), hingga 'koboi' pengemudi Fortuner yang menodongkan pistol di Jakarta Timur, Muhammad Farid Andika (36).

KTA Basis Shooting Club yang ditemukan awalnya milik Zakiah Aini. Dari foto KTA yang beredar, tampak tertulis Perbakin pada bagian atas kartu dan terlihat foto serta identitas Zakiah Aini.

Sekjen Perbakin Firtian Yudit Swandarta memastikan, Zakiah Aini bukan anggota Perbakin. Pria yang akrab disapa Yudi itu mengatakan Zakiah Aini hanya memiliki kartu anggota Basis Shooting Club, bukan anggota Perbakin.

"Nggak ada nama itu, dia bukan anggota Perbakin," ujar Yudi saat dihubungi detikcom, Rabu (31/3).

Yudi menegaskan ada perbedaan antara KTA Perbakin dengan KTA Perbakin Basis Shooting Club.

"Dia hanya punya kartu aja, itu kartu klub, dia Basis Shooting Club kan. Kalau KTA Perbakin itu tulisannya nggak ada 'shooting club', langsung 'PB Perbakin'," jelas Yudi.

"Di baliknya itu harus ada tanda tangan saya, ini nggak ada, di situ 'Adit' siapa itu yang tanda tangan," sambungnya.

Setelah itu, kembali beredar KTA Basis Shooting Club milik Muhammad Farid Andika, yang juga Chief Executive Officer (CEO) Restock.id. Sama seperti kasus Zakiah Aini, PB Perbakin turut memastikan Farid bukan anggota Perbakin.

"Sudah saya pastikan bukan anggota Perbakin," kata Yudi, Jumat (2/4/2021).

Menurutnya, KTA yang diduga milik pengemudi koboi tersebut merupakan KTA Basis Shooting Club dan berbeda dengan KTA PB Perbakin.

"KTA yang dimiliki adalah KTA Basis Shooting Club, bukan KTA Perbakin," ucapnya.

Belakangan ini, penggunaan kartu anggota Perbakin Basis Shooting Club memang kerap disalahgunakan. Usut punya usut, Basis Shooting Club ternyata sudah dibubarkan sejak 2014.

"Basis Shooting Club sudah kita bubarkan sudah lama, kalau tidak salah tahun 2014," kata Yudi saat dihubungi detikcom, Sabtu (3/4/2021).

Yudi menjelaskan Basis Shooting Club dibubarkan karena banyak melakukan pelanggaran. Salah satu pelanggarannya adalah penggunaan logo 'Perbakin' pada kartu keanggotaan Basis Shooting Club.

"Salah satunya (pelanggarannya) KTA-nya menggunakan logo Perbakin, terus tak terdaftar di Perbakin," kata Yudi.

Selanjutnya
Halaman
1 2