KY Tunjuk Pegiat Antikorupsi Miko Ginting Jadi Jubir

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 01 Apr 2021 16:23 WIB
Miko Ginting
Miko Ginting (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Komisi Yudisial (KY) menetapkan Miko Ginting sebagai Juru Bicara yang baru. Miko dikenal sebagai pegiat antikorupsi, aktivis HAM, dan dosen di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera.

"Panitia Seleksi melalui Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial mengumumkan satu nama dari empat peserta seleksi sebagai calon Juru Bicara KY. Nama peserta yang lulus adalah Sdr Miko Susanto Ginting," ujar Sekretaris Jenderal KY Arie Sudihar, dalam siaran pers KY, Kamis (1/4/2021).

Miko ditunjuk berdasarkan Pengumuman No.04/PENG/SET/KP.02.02/03/2021 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka Calon Juru Bicara KY. Sebelumnya, Miko Ginting dan para calon juru bicara KY lainnya mengikuti serangkaian tahapan, yaitu seleksi administrasi, penulisan press release dan makalah rencana strategi komunikasi publik KY, showcase liputan media cetak dan media elektronik, serta wawancara dengan Anggota KY.

Ketua Bidang Hubungan Antarlembaga dan Layanan Informasi KY Amzulian Rifai menyatakan Juru Bicara KY diangkat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan wewenang dan tugas KY dalam bidang komunikasi publik. Dia berharap kehadiran Juru Bicara KY akan meningkatkan sinergi antara KY dan stakeholder, seperti Mahkamah Agung (MA), DPR, pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, dan media.

"Dalam menjalankan wewenang dan tugasnya, KY membutuhkan dukungan semua elemen. Kehadiran Juru Bicara KY ini akan mengemas isu-isu peradilan, pelaksanaan wewenang dan tugas KY, serta informasi lain yang menjadi hak publik," ucap Amzulian.

Miko Ginting, yang akrab disapa Miko, adalah pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera dan konsultan independen dalam berbagai riset. Selain sebagai peneliti dan pengajar, Miko aktif dalam berbagai advokasi bersama kelompok masyarakat sipil, terutama terkait isu pembaharuan peradilan, sistem peradilan pidana, hak asasi manusia, dan antikorupsi.

"Saya mengucapkan terima kasih untuk kepercayaan yang diberikan. Semoga saya dapat menjalankan tugas ini dengan baik. Ke depan, saya berusaha mewujudkan sebuah ekosistem komunikasi yang sehat dan solid dalam kerangka tugas dan kewenangan KY. Untuk itu, saya sangat membutuhkan dukungan dari banyak pihak," ujar Miko.

(asp/haf)