Lurah: Jenazah Penyerang Mabes Polri Akan Dimakamkan di TPU Pondok Ranggon

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 22:01 WIB
Jakarta -

Perempuan berpistol penyerang Mabes Polri, Zakiah Aini, ditembak mati polisi. Lurah Kelapa Wetan Sandy Adamsyah mengatakan jenazah Zakiah Aini akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur (Jaktim).

"Ya untuk lokasi pemakaman sudah kita koordinasikan dengan satpel yang ada di Pondok Ranggon, sudah kita koordinasikan," kata Sandy saat ditemui di rumah Zakiah, kawasan Kelapa Wetan, Ciracas, Jaktim, Rabu (31/3/2021).

Namun Sandy belum merinci kapan Zakiah dimakamkan. Dia hanya mengatakan orang tua Zakiah saat ini sudah berada di Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Jaktim.

"Dari pihak keluarga, orang tuanya sudah di RS Polri, secara prosedur mungkin akan dilakukan tes DNA, itu prosedur yang ada mungkin di RS," kata dia.

"Intinya untuk waktu pemakaman almarhumah, belum bisa memberikan keterangan apapun karena masih dalam pemeriksaan dari Rumah Sakit Polri," lanjutnya.

Sandy tidak ingin berbicara banyak saat datang ke rumah Zakiah. Dia mengatakan semua hal akan disampaikan aparat penegak hukum, yakni kepolisian.

"Ya intinya dari petugas yang menanyakan, mungkin akan ada konpers langsung dari aparat. Intinya ini masih dalam tahap penyelidikan. Intinya saya juga belum bisa memberikan pernyataan apa pun atau keterangan apa pun, masih penyelidikan pihak berwajib," ucap Sandy.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkap kronologi penyerangan Mabes Polri yang dilakukan Zakiah Aini. Dia mengatakan Zakiah melepas enam kali tembakan.

Peristiwa itu berawal saat Zakiah Aini masuk dari pintu belakang Mabes Polri. Dia kemudian menanyakan soal kantor pos.

"Yang bersangkutan menanyakan di mana keberadaan kantor pos dan diberikan pelayanan oleh anggota dan ditunjukkan arah kantor pos tersebut," kata Sigit di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021).

Dia mengatakan Zakiah Aini meninggalkan pos. Tiba-tiba Zakiah Aini kembali ke pos jaga dan melepas 6 kali tembakan.

"Kemudian yang bersangkutan kembali dan melakukan penyerangan terhadap anggota di pos jaga dengan penembakan sebanyak 6 kali," ujarnya.

Dua kali tembakan dilepaskan ke petugas di dalam pos jaga. Sigit mengatakan dua tembakan lagi dilepaskan ke petugas di luar pos jaga.

Polisi merespons dengan menembak Zakiah Aini. Zakiah pun ditembak mati petugas.

(sab/isa)