detikcom Do Your Magic

Meski Sepi, #ParkirUntukSepeda Bisa Dukung Budaya Bersepeda di Jakarta

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 21:52 WIB
Parkir sepeda di Stasiun Tebet, Kamis (18/3).
Parkir sepeda di Stasiun Tebet, Kamis (18/3) (Afzal Nur Iman/detikcom)
Jakarta -

Parkir sepeda di beberapa stasiun di kawasan Jakarta dan sekitarnya sepi, namun adanya parkir sepeda jadi salah satu pendukung budaya bersepeda di Ibu Kota, meskipun untuk menumbuhkan budaya sepeda bukan hanya penyediaan parkir untuk sepeda di stasiun.

"Iya betul, parkir sepeda hanya satu dari sekian infrastruktur pesepeda yang harus dibangun, seperti jalur, lajur, rute sepeda, rambu sepeda, dan marka. Ruang ganti pesepeda di gedung perkantoran, atau pusat perbelanjaan atau stasiun kereta api, bengkel terdekat," kata peneliti dari Pusat Studi Perkotaan, Nirwono Joga, saat dihubungi, Rabu (31/3/2021).

Selain itu, bagi Nirwono, ada beberapa hal lain yang perlu dibangun untuk membentuk budaya bersepeda. Khususnya fasilitas pendukung bagi pesepeda untuk menuju stasiun.

"Keamanan parkir sepeda di area stasiun harus terjamin sehingga bagi pengguna sepeda mahal juga merasa aman. Ketersediaan jalur atau lajur atau rute sepeda dari tempat tinggal ke stasiun-stasiun terdekat untuk mendorong warga sepeda ke stasiun. Ketersediaan jalur, atau lajur, atau rute sepeda dari stasiun ke tempat-tempat tujuan kantor atau tempat pertemuan atau wisata," katanya.

Selain itu, menurut Nirwono, kereta api atau kereta rangkaian listrik (KRL) menyediakan gerbong khusus pesepeda. Maka, pesepeda nonlipat pun bisa membawa sepeda jika menggunakan kereta.

"Akan lebih efektif lagi PT KAI menyediakan gerbong khusus sepeda atau mengizinkan pesepeda membawa masuk sepeda, terutama di jam-jam tidak sibuk," ucapnya.

Seperti diketahui PT KAI menyebut ada 22 stasiun di Jakarta dan sekitarnya yang menyediakan parkir untuk sepeda. Namun beberapa parkir untuk sepeda sepi dan terlihat tidak digunakan.

(aik/dnu)