Lukman Bomber Makassar Kerap Tegur Ibu Jika Ikut Barzanji

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 13:34 WIB
Dua pelaku terduga bomber Makassar (Istimewa)
Dua pelaku terduga bomber Makassar (dok. Istimewa)
Makassar -

Pria pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Lukman diketahui kerap menegur ibu kandungnya jika mengikuti acara barzanji warga dan meminjam uang ke bank. Lukman meyakini dua hal tersebut bertentangan dengan ajaran agama yang ia dalami.

Hal ini diungkapkan Ketua RT di Kecamatan Bontoala, Makassar, tempat Lukman tinggal, Nuraeni. Menurut Nuraeni, Lukman hanya menegur orang tuanya, tapi tidak sampai memarahinya.

"Memang dia itu, hal-hal yang begitu (barzanji dan pinjam uang ke bank) dia tegur. Jadi dia tidak marahi, cuma dia melarang. Dia cuma tegur, maksudnya dia kasih dengar saja ibunya, bilang tidak bisa begitu," kata Nuraeni saat ditemui ke kediamannya di Bontoala, Rabu (31/3/2021).

Menurut Nuraeni, Lukman melarang ibunya meminjam uang ke bank karena dinilai riba atau hal yang dilarang dalam agama. "Dia dilarang ambil uang bank, karena riba," ujarnya.

Selain itu, Nuraeni mengungkapkan Lukman tidak memakan makanan daging hewan, apalagi jika ada acara barzanji yang dilakukan warga.

"Dia itu juga nggak mau makan yang berdarah, ayam, sapi. Terus kita ada namanya baca-baca (barzanji) toh, dia tidak mau makan itu kalau ada acara begitu," terangnya.

Dikutip dari situs NU Online, Al-Barzanji adalah kitab karangan "Syekh Ja'far bin Husain bin Abdul Karim al-Barzanji". Beliau lahir di Madinah tahun 1690 M dan wafat tahun 1766 M. Barzanji berasal dari nama suatu daerah di Kurdikistan Barzinj. Sebenarnya, kitab tersebut berjudul 'Iqd al-jawahir (kalung permata), tapi kemudian lebih terkenal dengan sebutan al-barzanji.

Kitab tersebut menceritakan tentang sejarah Nabi Muhammad yang mencakup silsilahnya, perjalanan hidup semasa kecil, remaja, menginjak dewasa hingga diangkat menjadi Rasul. Selain itu, juga menyebutkan sifat-sifat Rasul, keistimewaan-keistimewaan dan berbagai peristiwa yang bisa dijadikan teladan bagi umat manusia. Dengan bahasa dan sastra yang tinggi menjadikan kitab ini enak dibaca.

detikcom kemudian mengunjungi rumah ibu kandung Lukman untuk mengkonfirmasi kabar tersebut. Namun ibu kandung Lukman dan keluarga lainnya yang ditemui di rumah tersebut tidak bersedia memberikan keterangan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tonton Video: Pembenci Pemerintah Lebih Mudah Direkrut Jadi Teroris

[Gambas:Video 20detik]