Ceceran Tanah di Jalan Serang-Cilegon Pemicu Kecelakaan Belum Dibersihkan

M Iqbal - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 11:56 WIB
Kondisi Jalan Serang-Cilegon yang dipenuhi ceceran tanah sehingga membuat banyak pemotor terjatuh (M Iqbal/detikcom)
Foto: Kondisi Jalan Serang-Cilegon yang dipenuhi ceceran tanah sehingga membuat banyak pemotor terjatuh (M Iqbal/detikcom)
Cilegon -

Sekitar 50 pengendara sepeda motor terjatuh di Jalan Serang-Cilegon akibat ceceran tanah yang membuat kondisi jalan licin. Ceceran tanah menutup setengah ruas jalan dari arah Cilegon menuju Serang.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (31/3/2021), ceceran tanah saat cuaca cerah terlihat melebar dari bahu hingga setengah ruas jalan. Namun saat hujan, tanah merah itu membuat jalan licin dan membahayakan pengendara.

Ceceran tanah tersebut belum dibersihkan.

Ceceran tanah tampak dimulai dari lokasi keluar-masuk galian C di depan kompleks Citra Garden BMW hingga kantor Basarnas Banten. Jaraknya sekitar 2 kilometer mulai dari lokasi galian C hingga kantor Basarnas Banten.

Selain ceceran tanah, kondisi jalan di beberapa titik beda tinggi. Aspalnya tidak berlubang, tapi kondisi aspal menjorok ke atas diduga akibat tak kuat menahan beban kendaraan besar.

Kondisi Jalan Serang-Cilegon yang dipenuhi ceceran tanah sehingga membuat banyak pemotor terjatuh (M Iqbal/detikcom)Ceceran tanah hingga ke tengah jalan dan jaraknya cukup panjang. Kondisi ini membahayakan pengguna jalan jika sudah terjadi hujan (M Iqbal/detikcom)

Jalan Serang-Cilegon merupakan jalan nasional. Jalan itu dilalui truk-truk besar karena merupakan jalan utama penghubung antara Serang dan Cilegon.

Pada Selasa (30/3), sekitar 50 pengendara motor terjatuh akibat jalan licin di depan kantor Basarnas Banten. Saat itu, kondisinya hujan dan kondisi jalan licin akibat ceceran tanah.

"Memang kepleset, itu arah dari Cilegon ke Serang, kalau dari Serang ke Cilegon jarang sih, paling tabrakan," kata Humas Basarnas Banten, Warsito saat dimintai konfirmasi, Rabu (31/3/2021).

Petugas Basarnas yang berada di kantor menolong para pengendara yang jatuh. Lima orang dilarikan ke rumah sakit akibat luka berat. Selebihnya, pengendara yang mengalami luka ringan mendapat pengobatan di kantor Basarnas.

Warsito mengakui bahwa di depan kantornya, pengendara motor sering terjatuh akibat kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah.

"Penyebabnya kalau siang truk bawa tanah timbunan jatuh di aspal pas hujan. Mengakibatkan jadi licin, jalan juga nggak seimbang jadi beda tingginya bikin kepleset. Karena nggak rata jalannya, kayak ngaspalnya nggak disamakan aspal yang lama jadi banyak nyalip kepleset," kata dia.

Pihak Basarnas sudah beberapa kali melaporkan kondisi itu ke pihak berwenang namun belum ada respons.

"Sebenenrya udah ngasih tau juga ke PU atau pihak terkait buat pasang rambu-rambu. Kalau di situ menang sering kalau hujan ada yang kecelakaan, entah satu atau dua," katanya.

(jbr/jbr)