KSP Tepis Dugaan Pakar Pemerintah Terobsesi Buktikan FPI Terkait Terorisme

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 31 Mar 2021 06:51 WIB
Deputi V KSP, Jaleswari Pramodhawardani
Jaleswari (Foto: dok. KSP)

Merespons hal itu, Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP), Jaleswari Pramodhawardani menyerahkan pengusutan teroris kepada polisi. Dia meminta agar tidak adanya upaya untuk membentuk opini publik.

"Hentikan pembentukan opini-opini konspirasi yang justru akan melemahkan upaya-upaya kita untuk bersama-sama memerangi teror," kata Jaleswari saat dihubungi, Selasa (30/3) malam.

Jaleswari mengatakan penyidik kepolisian akan membongkar aksi terorisme. Dia menegaskan bahwa aksi teror di Indonesia nyata adanya.

"Percayakan penyidikan untuk membongkar sel teror ke kepolisian. Aksi teror di Indonesia nyata, tercatat 552 serangan teror (2000-2021), sebagian besar berhasil dibongkar oleh kepolisian antara lain juga melalui mekanisme pengadilan yang terbuka," katanya.


(lir/tor)