Satgas COVID-19 Sulut: Vaksin AstraZeneca Aman, Dilanjutkan

Angel Rawis - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 19:00 WIB
Jerman, Indonesia dan Beberapa Negara Eropa Ikut Tangguhkan Vaksin AstraZeneca
Vaksin AstraZeneca (Foto: DW News)
Manado -

Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) merekomendasikan vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin AstraZeneca di Sulawesi Utara (Sulut) dilanjutkan. Vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin AstraZeneca sudah dilanjutkan sejak kemarin.

"Dari serangkaian audit medik ini, didapatlah rekomendasi dari Komite Nasional Pengkajian dan Penanggulangan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi sebagai berikut bahwa vaksin AstraZeneca tetap aman digunakan dengan penguatan surveilans KIPI. Berdasarkan rekomendasi ini, Provinsi Sulut dapat melanjutkan kembali vaksinasi COVID-19 AstraZeneca dan sudah dimulai sejak 29 Maret 2021," kata Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit P2P Dinkes Sulut Steven Dandel, Selasa (30/3/2021).

Dia mengatakan Provinsi Sulut mendapatkan 50 ribu dosis vaksin AstraZeneca pada 23 Maret 2021. Jumlah tersebut teralokasi untuk Kota Manado dan Kota Bitung.

Vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca dimulai secara serentak pada Rabu (24/3) di 45 pos pelayanan vaksinasi di wilayah Kota Manado dan 1 pos vaksinasi dari Dinkes Sulut. Hingga Kamis (25/3) para penanggung jawab pos vaksinasi COVID-19 menerima laporan ada sekitar 20 kasus KIP berupa demam, menggigil, sakit kepala, lemas, dan badan sakit. Kejadian ini dilaporkan Dinkes Sulut ke Dirjen P2P Kemenkes RI pada Jumat (26/3).

"Selanjutnya sampai tanggal 27 Maret 2021 terlapor 355 kasus KIPI," kata dia.

Dia mengatakan kondisi tersebut membuat pihaknya menghentikan sementara vaksinasi menggunakan AstraZeneca.

"Menyikapi kondisi tersebut, Kadinkes Sulut mengambil langkah hati-hati untuk menghentikan sementara layanan vaksinasi COVID-19 di wilayah Manado dengan jenis Vaksin AstraZeneca. Langkah ini diambil untuk memberikan kesempatan kepada Dinas Kesehatan dalam mengevaluasi prosedur maupun data ilmiah terkait vaksin AstraZeneca," tambah Dandel.

Diberitakan sebelumnya, Komnas KIPI merekomendasikan vaksinasi COVID-19 menggunakan vaksin AstraZeneca di Sulut dilanjutkan. Komnas KIPI mengatakan laporan gejala yang dialami penerima vaksin AstraZeneca di Kota Manado dan Kota Bitung seluruhnya berkategori ringan.

"Saya laporkan ke Pak Menteri Kesehatan bahwa semua yang dilaporkan telah dilakukan investigasi dan data menunjukkan semuanya KIPI ringan," kata Ketua Komnas KIPI Hindra Irawan seperti dilansir Antara, Selasa (30/3).

Hingga saat ini, kata Hindra, hanya satu peserta vaksinasi yang masih dilakukan proses observasi melalui penelitian laboratorium. Sedangkan peserta lainnya yang juga mengalami gejala serupa telah diperbolehkan pulang.

Hindra mengatakan angka kasus KIPI di dua daerah tersebut lebih rendah dari angka yang diperlihatkan pada uji klinis AstraZeneca fase I, fase II, dan fase III di beberapa negara di dunia. Atas kesimpulan tersebut, Komnas KIPI telah mengeluarkan surat rekomendasi yang ditujukan kepada Pemprov Sulut melalui Tim Komda KIPI.

(jbr/jbr)