Peringati Isra Mi'raj, GP NasDem Jabar Santuni Anak Yatim & Pemuda

Erika Dyah - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 13:21 WIB
GP Nasdem Jabar
Foto: GP Nasdem Jabar
Jakarta -

Garda Pemuda NasDem (GP NasDem) Jawa Barat memperingati perayaan Isra Mi'raj Nabi Muhammad dengan memberi santunan pada anak-anak yatim piatu. Adapun kegiatan yang dilakukan di Kampung Pejaten, Cileunyi Wetan, Bandung ini termasuk ke dalam Program Santunan Pemuda GP Nasdem.

Ketua GP NasDem Jawa Barat sekaligus Anggota DPR RI Rian Firmansyah menyampaikan Isra Mi'raj merupakan momen spiritual yang terus dikenang oleh umat Islam di seluruh dunia.

"Karena itu kami mewujudkannya sebagai momen sosial bagi para kader GP NasDem Jawa Barat untuk memberikan perhatian kepada mereka yang lemah khususnya kepada anak yatim dan pemuda, mereka yang tidak punya akses ekonomi, dan pendidikan yang memadai," jelas Rian dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Rian menekankan perlunya memberi ruang perhatian untuk paling tidak memikirkan mereka yang kurang beruntung di tengah masa sulit pandemi COVID-19. Ia menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk selalu menjaga keseimbangan antara kerja politik dan kerja sosial.

Dalam penyerahan santunan pada Minggu (28/3), Sekretaris Umum GP NasDem Jawa Barat Tedi Irawan turut menyampaikan pihaknya akan terus mendukung agenda kerja GP NasDem Jabar. Adapun agenda tersebut telah dicanangkan oleh Ketua Umum DPP GP NasDem Prananda Surya Paloh, termasuk mengetuk pintu hati anak yatim dan pemuda di Jawa Barat.

"Kami datang ke sini bukan merasa berposisi sebagai tangan di atas, tetapi sebaliknya kami ingin mengetuk hati adik-adik dan para pemuda untuk mendoakan kelancaran kerja restorasi GP NasDem Jabar dan rakyat Indonesia agar lekas mengatasi pandemi COVID-19," kata Tedi.

Tedi menambahkan kegiatan yang bertepatan dengan semakin dekatnya bulan Ramadan ini sekaligus menjadi momentum untuk refleksi organisasi

"Ramadan adalah rem pengendali yang pakem. Penyempurna kemanusiaan manusia yang fitrahnya punya kemauan dan tindakan kebaikan, namun nafsunya sering mengganggu agar nuraninya kalah dan amarahnya kalap," ujar Tedi.

Tedi pun berpesan untuk dapat menyambut Ramadan dengan riang gembira dan menjadikannya sebagai rem pengendali jiwa agar manusia tidak tergelincir ke dalam kezaliman. Ia pun mengingatkan agar momen Ramadan bisa jadi pengendali hati supaya manusia tidak terjebak pamrih duniawi lantaran berbuat kebaikan.

Lihat juga Video "BNPB: Libur Panjang Imlek-Isra Miraj Tak Diikuti Kenaikan Kasus Corona":

[Gambas:Video 20detik]



(fhs/ega)