Terpopuler Sepekan

Pengirim Fake Bomb di Depan Rumah Ahmad Yani Dalam Buruan Polisi

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 16:32 WIB
Penampakan benda mencurigakan di Cipinang, Jaktim.
Foto: Penampakan benda mencurigakan di Cipinang, Jaktim yang dikira bom. (dok.istimewa)
Jakarta -

Penemuan benda menyerupai bom di rumah Ketua Komite Eksekutif Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani di Cipinang, Jakarta Timur, memicu kehebohan. Benda tersebut ternyata fake bomb. Polisi pun masih berusaha mengejar pelaku pengirim fake bomb tersebut.

Benda mencurigakan itu mulanya ditemukan di dalam sebuah tas ransel yang tergantung di depan pagar rumah Ahmad Yani, Jumat (26/3/2021) sekitar pukul 06.30 WIB. Tim Gegana kemudian ke lokasi dan mengidentifikasi benda mencurigakan tersebut.

Lalu lintas sempat ditutup selama proses evakuasi tersebut. Proses evakuasi selesai pada pukul 10.15 WIB.

Petugas kemudian membawa benda yang terdapat jam bekernya itu ke Mako Brimob. Setelah ditelusuri, penemuan benda mirip bom itu ternyata cuma fake bomb.

"Dilakukan olah TKP, kemudian dilakukan pemeriksaan saksi-saksi bagaimana ceritanya dan tentu alat bukti lainnya. Yang jelas dugaan sementara kita ini adalah fake bomb," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat di lokasi, Jumat (26/3/2021).

Tubagus memastikan tidak ada ledakan dan juga korban jiwa dalam kejadian ini.

"Ini kan baru satu kejadian, yang dilakukan oleh pihak kepolisian yang pertama adalah mengamankan TKP-nya barang yang diduga itu, tidak ada korban, tidak ada ledakan," imbuh Tubagus.

Dari hasil pemeriksaan polisi, fake bomb tersebut mengandung serbuk petasan. Namun, polisi memastikan bahwa fake bomb tersebut tak bisa meledak.

"Dari pengecekan Puslabfor Mabes Polri, di situ memang ada beberapa rangkaian. Pertama ada baterai, kedua jam bekernya, ketiga ada kabel-kabel. Juga ada beberapa serbuk dalam dugaan bom tersebut. Indikasinya, itu isinya adalah serbuk petasan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (26/3/2021).

Yusri memastikan fake bomb tersebut tidak bisa meledak meski mengandung serbuk petasan. Sebab, tidak ada alat picu di dalamnya.

"Rangkaiannya memang betul, tapi itu tidak akan bisa meledak karena pemicunya itu tidak ada. Setelah dibuka dan disimpulkan itu oleh Puslabfor adalah bom palsu," terang Yusri.

Tonton juga Video "Polisi: Rumah Ketua KPK Diteror Pakai Bom Palsu":

[Gambas:Video 20detik]