Bagaimana Cara Agar Ular Tak Masuk Mesin Cuci Hingga Bodi Motor di Rumah?

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 28 Mar 2021 05:52 WIB
Reticulated python snakes are known to be the longest in the world. (Roslan Rahman/AFP/Getty Images)
Foto: Roslan Rahman/AFP/Getty Images
Jakarta -

Yayasan Sioux Ular Indonesia menjelaskan terkait alasan ular kerap masuk ke dalam rumah seperti yang terjadi di Jakarta kemarin. Aji menyebut ular bisa masuk ke dalam rumah karena faktor makanan yang ada di rumah tersebut.

"Prinsipnya itu rantai makanan, ular masuk ke rumah karena di rumah ada makanannya, makannya adalah tikus, kodok, kadal, terutama tikus lah, karena insting dia itu mencium bau makanan. Kalau di alam, kebun, sawah susah dapat tikus, maka dia masuk ke dalam rumah," kata Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat, saat dihubungi, Sabtu (27/3/2021).

Selanjutnya, Aji menyebut ular cenderung mencari tempat sembunyi yang aman dari ancaman. Karena itu, rumah-rumah yang berada pada perlintasan ular biasanya kerap disinggahi oleh ular.

"Dia cari tempat sembunyi, di luar dia merasa terancam, hujan, becek, maka dia mencari tempat yang kering dan tempat sembunyi. Rumah rumah yang dimasukin ular pasti ada akses dekat dengan area yang jadi lintasannya ular seperti selokan, got, sungai, sawah, itu area mereka berburu. Jadi rumah ayng kemasukan ular pasti deket salah satu saluran air itu," ucapnya.

Lantas bagaimana cara mencegah agar ular tidak masuk ke dalam rumah? Aji menyebut cara satu satunya dengan memutus rantai makanan dan bersihkan tempat yang mungkin jadi persembunyian ular di dalam rumah.

"Caranya ya diputus rantai makanannya, bersihkan saja tikus dari rumah, area-area sembunyi dibersihkan terus jadi dia tidak sempat sembunyi di dalam rumah. Enggak enggak ada (cara lain), garam tidak ditakuti ular, bau menyengat sifatnya kimiawi dan sementara jadi nggak terlalu efektif," ujarnya.

Selain itu, dia memastikan memiliki hewan peliharaan seperti anjing dan kucing juga bisa membantu menghindari ular. Namun dia mengingatkan ayam hingga burung justru dapat mengundang ular.

"Ya kalau hewan peliharaan unggas sama burung itu malah mengundang ular, kalau anjing sama kucing, anjing kucing ini kan hewan karnivora mempunyai teritorial, punya wilayah kekuasaan, kalau ada hewan lain masuk ke wilayahnya dia kejar, dia coba bunuh, itu manfaatnya punya anjing sama kucing, tapi mereka kadang jadi korban duluan gitu," ungkapnya.

Diketahui, penemuan ular di permukiman warga terjadi di dua lokasi berbeda di DKI Jakarta. Pertama di Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel) dan kedua di Cipayung, Jakarta Timur (Jaktim).

Di Tebet, Jaksel, ular sanca sepanjang 2,5 meter masuk ke dalam bodi motor warga. Warga lalu melaporkan kejadian ini ke petugas pemadam kebakaran (damkar) untuk mengevakuasi ular tersebut.

Kemudian lokasi penemuan ular lain berada di salah satu rumah warga di RT 5/3, Cilangkap, Cipayung, Jaktim. Dari video yang beredar, seorang petugas damkar membuka bodi samping mesin cuci warga. Setelah mesin cuci dibuka, ular itu diambil dari sela-sela komponen mesin cuci.

Lihat juga video 'Bikin Kaget, Ular Sanca 2,5 Meter Menyelinap di Rumah Warga Jaktim':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/aik)