Selain Kotak Amal, Densus 88 Sita Pedang-Panah dari Terduga Teroris di Sumut

Datuk Haris Molana - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 16:37 WIB
Barang bukti kasus dugaan terorisme (Datuk Haris-detikcom)
Barang bukti kasus dugaan terorisme (Datuk Haris/detikcom)
Medan -

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menyita ratusan kotak amal dari terduga teroris di Sumatera Utara (Sumut). Densus 88 juga menyita sejumlah senjata tajam.

"Ada beberapa senjata tajam, seperti berjenis samurai, kemudian busur, panah, dan senjata tajam lainnya yang sudah diamankan di gudang barang bukti," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Sabtu (27/3/2021).

Hadi mengatakan senjata tajam itu merupakan hasil pengembangan petugas saat melakukan penggerebekan di beberapa tempat di Sumut. Dia tak menjelaskan detail berapa total senjata tajam yang disita.

"Ini dari hasil pengembangan dari teman-teman Densus pada saat di Belawan dan beberapa tempat di Medan," ujar Hadi.

Dia mengatakan barang bukti itu ditemukan saat Densus 88 melakukan penggeledahan. Selain itu, Hadi menyebut petugas Densus 88 juga menyita puluhan kotak amal di daerah Kisaran, Asahan.

"Jadi, hampir dalam waktu yang bersamaan, waktu dilakukan penyitaan barang bukti yang ada di Desa Manunggal, yang kurang-lebih ratusan kotak amal, itu juga sebelumnya dilakukan penyitaan yang sama di daerah Kisaran, Asahan. Puluhan, dan itu di rumah makan, minimarket, swalayan itu yang sudah kita amankan," sebut Hadi.

"Yang kemarin di Desa Manunggal ada brosur, stiker, juga beberapa lembar pakaian yang diduga digunakan oleh terduga teroris untuk mengambil kotak amal yang sudah terisi dan kemudian dikumpulkan. Uang yang kemarin yang tidak terlihat, hanya beberapa di lokasi kejadian itulah yang diduga digunakan untuk melakukan aksi-aksi kekerasan. Jadi diduga pendanaan itu dilakukan dari kotak-kotak amal itu," sambungnya.

Barang bukti kasus dugaan terorisme (Datuk Haris-detikcom)Polisi saat menunjukkan barang bukti kasus dugaan terorisme (Datuk Haris/detikcom)

Hadi mengimbau masyarakat Sumut untuk waspada. Dia meminta warga melapor ke aparat jika melihat aktivitas yang mencurigakan.

"Itu upaya-upaya preventif masyarakat yang bisa mencegah terkait dengan bahaya terorisme maupun bahaya-bahaya yang lainnya," ujar Hadi.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror mengamankan kotak amal yang diduga dipakai terduga teroris di Deli Serdang, Sumut. Polisi mengatakan ada 500 kotak amal yang diamankan.

"Sore hari ini Densus 88 mengamankan ratusan kotak amal. Ada sekitar 500 kotak amal yang diamankan," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Jumat (26/3).

Hadi menyebut kotak amal yang diamankan tersebut sama dengan kotak yang lebih dulu diamankan di Kota Tanjungbalai. Selain kotak amal, Densus 88 mengamankan sejumlah brosur dan buku-buku.

(haf/haf)