Menteri PPPA: Peran Orang Tua Tak Bisa Diganti Teknologi Secanggih Apa Pun

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 11:27 WIB
Menteri PPPA, Bintang Puspayoga (Dok. Kementerian PPPA)
Menteri PPPA Bintang Puspayoga (Foto: dok. Kementerian PPPA)
Jakarta -

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga ingin agar orang tua bisa menjaga anaknya di tengah zaman digital ini. Anak, dikatakannya, adalah masa depan bangsa.

"Untuk mencapai Indonesia yang maju, investasi terpenting bangsa bukanlah minyak, hasil tambang, logam mulia, bahkan teknologi, melainkan menjamin sumber daya masa depan yang berkualitas, yaitu anak-anak kita. Di mana pun mereka berada, anak adalah generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan kita dalam seluruh sektor pembangunan," kata Bintang dalam acara virtual seminar nasional dengan tema 'Sukses Menjadi Ayah dan Ibu Teladan', Sabtu (27/3/2021).

Bintang menambahkan, setiap anak harus mendapatkan haknya. Sebab, lanjutnya, undang-undang menjamin hal itu.

Dia pun mengatakan teknologi digital memiliki dua sisi. Di zaman Revolusi Industri 4.0 ini, kata Bintang, peran orang tua tidak bisa digantikan dengan teknologi.

"Peran orang tua tidak dapat tergantikan oleh teknologi, secanggih apa pun itu. Bahkan orang tua harus lebih jeli dan hati-hati dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak di era yang serbadigital ini. Anak adalah peniru ulung, sementara teknologi memiliki dua sisi. Di satu sisi teknologi membawa berbagai perubahan dan menjadi jendela bagi ilmu pengetahuan," terang dia.

"Di sisi lain, teknologi juga membawa tantangan jenis baru, (yakni) cyber crime, cyber bullying, bahkan kekerasan seksual online. Panutan anak seyogianya orang tua, bukan teknologi. Maka, untuk mempersiapkan masa depan yang semakin kaya akan teknologi informasi, orang tua sebagai pengasuh utama juga harus memiliki literasi digital yang mumpuni. Orang tua perlu beradaptasi dengan menerapkan digital parenting, di mana orang tua turut mendampingi anak dalam penggunaan teknologi informasi dan memastikan konten yang diakses anak aman," tandasnya.

Lihat juga Video: Pemkot Surabaya Maksimalkan Teknologi untuk Proses Belajar dari Rumah

[Gambas:Video 20detik]



(sab/dnu)