Menlu Minta AS Usut Kasus 2 Remaja WNI yang Diserang di Stasiun Kereta

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 27 Mar 2021 09:04 WIB
Komisi I DPR RI menggelar rapat bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi. Dalam rapat, Retno menegaskan Indonesia masih terus menjalin pembicaraan dengan Pfizer dan Moderna terkait vaksin.
Menlu Retno Marsudi (Rengga Sancaya/detikcom)

Kedua remaja yang tidak disebutkan identitasnya ini menceritakan kejadian itu kepada NBC. Dilansir dari tayangan NBC, Jumat (26/3/2021), dua remaja itu awalnya sedang menunggu kereta di Stasiun SEPTA's City Hall.

Mereka mengatakan mendadak ada empat anak perempuan yang melakukan bully ke keduanya. Sepotong peristiwa itu sempat direkam dengan ponsel.

"Salah satu perempuan itu menampar temanku di sisi kanan wajahnya dan dia mulai menangis. Perempuan lain menampar sisi kiri wajahku beberapa kali sampai saya jatuh," kata salah satu remaja.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/3). Mereka mengatakan saat itu ada 15-20 orang lain di stasiun tersebut, namun sekelompok perempuan itu hanya menarget orang-orang Indonesia.

"Mengapa kamu hanya menyerang yang lemah dan orang lanjut usia? Ini tidak adil," kata salah satu remaja Indonesia.

NBC melaporkan kedua remaja berusia 17 dan 18 tahun tersebut meyakini ini merupakan serangan rasial. Oleh sebab itu, mereka memilih angkat bicara di tengah maraknya serangan anti-Asia di Amerika Serikat beberapa waktu terakhir.

"Aku pulang dan aku menangis karena aku sangat syok," kata salah satu remaja.


(eva/rdp)