11 Juta Data Penerima Diperbaiki, Kemensos Harap Penyaluran Bansos Dipercepat

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 21:48 WIB
Sejumlah bantuan sosial (bansos) bakal cair lagi di tahun 2021 ini. Salah satunya bansos tunai sebesar Rp 300 ribu per bulan.
Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan Bantuan Sosial ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sudah sesuai dengan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Dalam Maret ini, ada 4 tahapan bansos yang didistribusikan.

Adapun tahapannya ialah 22 Maret berjumlah 4.502.451 KPM, 25 Maret berjumlah 5.993.734 KPM dengan akumulasi berjumlah 10.496.185 KPM. Kemudian proses penyaluran selanjutnya diharapkan dapat dilakukan pada 29 Maret berjumlah 4.000.000 KPM, dan pada 30 Maret 3.000.000 KPM.

"Diharapkan total akumulasi penyaluran akan mencapai 17.496.185 KPM termasuk pembayaran April yang dipercepat," kata Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos Asep Sasa Purnama dalam keterangan tertulis, Jumat (26/3/2021).

"Percepatan ini dimungkinkan atas bantuan dan dukungan Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota yang telah melakukan perbaikan data serta mempercepat proses pemadanan NIK," lanjutnya.

Selama Maret 2021 tercatat 11.746.119 data dari 509 kabupaten/kota telah mengalami perbaikan dan pemadanan data. Kemensos masih menunggu penyesuaian data itu hingga Sabtu.

"Kami, masih menunggu perbaikan data dapat dituntaskan paling lambat Sabtu (27/3) pukul 23.59 WIB," imbuhnya.

Diharapkan pemadanan ini mampu meningkatkan ketepatan sasaran program dan menghindari kesalahan penyaluran. Saat ini Kemensos terus melakukan upaya untuk menambah jumlah cakupan sembari memperbaiki kualitas data.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota yang sangat mendukung upaya percepatan perbaikan data sehingga pelaksanaan program Perlindungan Sosial ke depan dapat terselenggara lebih baik lagi", tutur Asep.

Penyaluran ini merupakan bagian dari Program Bantuan Tunai yang diluncurkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sejak 4 Januari 2021 dan mencakup tiga jenis program, yaitu Program Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) bagi 18,8 juta KPM, Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 10 Juta KPM, dan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi 10 juta KPM.

(eva/idn)