Dokter Gadungan Malpraktik Filler Payudara Ditangkap, Monica Indah Lega

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 26 Mar 2021 12:42 WIB
Selebgram Monica Indah yang menjalani filler abal-abal.
Foto: Monica Indah (dok. pribadi Monica Indah)
Jakarta -

Dua tersangka inisial YJ dan S yang melakukan tindakan malpraktik kepada model Monica Indah ditangkap polisi. Monica Indah mengaku lega dan mengapresiasi kerja dari kepolisian yang berhasil meringkus kedua pelaku tersebut.

"Aku salut banget sama Kepolisian Indonesia. Cepat, sigap, sangat membantu," kata Monica dihubungi detikcom, Jumat (26/3/2021).

YJ dan S ditangkap polisi pada Minggu (21/3). Keduanya ditangkap di Lampung setelah melarikan diri dari kejaran polisi.

Monica Indah pun mengaku lega dan bersyukur pelaku akhirnya bisa tertangkap meski telah melarikan diri ke Lampung.

"Iya (lega), padahal sudah kabur di Lampung tapi bisa ketangkap," jelasnya.

Kasus ini bermula saat Monica Indah menjalani filler payudara pada 15 November 2020. Tiga minggu kemudian, Monica Indah mengalami demam tinggi hingga dirawat di rumah sakit di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tidak sampai di situ saja, sekeluar dari rumah sakit, rasa sakit yang diderita Monica Indah tidak kunjung membaik dan malah makin parah. Ia akhirnya dioperasi di rumah sakit di Jakarta Selatan karena payudaranya mengalami infeksi sehingga mengeluarkan nanah.

Dua minggu Monica Indah dirawat pascaoperasi di rumah sakit tersebut. Penderitaannya rupanya belum berakhir. Payudaranya yang kena infeksi pecah hingga mengeluarkan nanah. Monica Indah pun kembali menjalani operasi di rumah sakit di Semarang, Jawa Tengah.

Pada 11 Januari 2021, Monica melaporkan YJ atas dugaan tindak pidana memproduksi/mengedarkan sediaan farmasi dan/alat kesehatan tanpa izin edar. Pengaduan Monica tertuang dalam laporan bernomor : 24/K/I/2021/SEK PENJ.

Usai melakukan penangkapan kepada kedua pelaku, polisi memastikan YJ bukan seorang dokter. YJ diketahui hanya seorang pemilik salon di daerah Tangerang.

Tersangka YJ dijerat Pasal 197junctoPasal 106 UU No 36 Tahun 2009. Dia diancam dengan penjara maksimal 5 tahun.

Simak juga video 'Cerita Rency Milano yang Diduga Jadi Korban Malpraktik':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)