detikcom Do Your Magic

Jl Moh Kahfi I Bakal Diperlebar, Pembebasan Lahan Terbentur Anggaran DKI

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 18:48 WIB
Potret Kemacetan Gegara Putar Balik Jl Moh Kahfi 1 Jagakarsa, 5 Maret 2021. (Andhika Prasetia/detikcom)
Potret Kemacetan Gegara Putar Balik Jl Moh Kahfi 1 Jagakarsa, 5 Maret 2021. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Menurut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Selatan, Mukhlisin, salah satu cara mengatasi macet di Jl Moh Kahfi I, Jagakarsa, Jakarta Selatan, adalah pelebaran jalan. Solusi itu disebut Mukhlisin sebagai solusi jangka panjang.

"Solusinya memang harus pelebaran, tapi itu untuk jangka panjang," ujar Mukhlisin, saat dihubungi, Kamis (25/3/2021).

Menurut Mukhlisin, sudah ada ketentuan pelebaran jalan saat pintu Tol Depok Antasari (Desari) di Jl Brigif dibuka. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi pembebasan lahan dan pekerja tol yang mengerjakan pelebaran di Jl Brigif, Jl Moh Kahfi 1, dan beberapa jalan lainnya.

"Dari tol dibuka, ada inian (rencana). Karena kan nanti setelah dibebaskan Bina Marga, perjanjian ada, kewajiban dari PT (pengembang) itu yang bangun konstruksi. Tapi, pembebasan dari Bina Marga kan belum," ujarnya.

Menurut Mukhilisin, Bina Marga DKI Jakarta sudah berencana membebaskan lahan. Namun, karena ada pengurangan anggaran akibat pandemi COVID-19, pembebasan lahan itu tidak terlaksana.

"Sudah ada (niat), kebentur anggaran. Karena itu ranahnya Bina Marga, anggaran dinas," ucapnya.

Jl Muh Kahfi 1 yang sering terjadi macet dinilai terlalu sempit. Padahal volume kendaraan cukup tinggi, khususnya setelah tol dibuka.

"Dengan ada tol, luar biasa volume kendaraan ini. Untung libur sekolah, kalau nggak (macet tambah parah), belum ibu-ibu anter pakai motor, kendaraan puter sana, puter sini," ujarnya.

(aik/dnu)