Tak Ingin Ada 'Candi', PD Moeldoko Dorong Jokowi Lanjutkan Proyek Hambalang

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 18:13 WIB
Kubu KLB Demokrat Deli Serdang, Sumut, menggelar konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021). Mereka menyuarakan adanya sejumlah pelanggaran perihal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) versi tahun 2020. Jumpa pers dihadiri Soflawati Mosaid, Darmizal, Jhonny Allen, dan Ahmad Yahya.
Darmizal (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) kubu Moeldoko atau hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara, menyinggung proyek Hambalang, Kabupaten Bogor. Salah satu penggagas KLB PD, Darmizal, mengibaratkan masalah Hambalang dengan busuknya kepala ikan.

Diketahui, siang tadi sekitar pukul 13.05 WIB, PD kubu Moeldoko menggelar konferensi pers di Hambalang Sport Center, Jalan Hambalang 02, Citeureup, Kabupaten Bogor. Dalam jumpa pers ini, kubu PD hasil KLB menyinggung masalah Hambalang beberapa tahun lalu.

"Kita ingin ungkap kenapa bersejarah di sini. Karena kita ingin bahwa satu ketika, kalau kepala ikan itu disimpan di mana pun, pasti busuknya akan terungkap. Lebih baik kita mengungkap di awal-awal mumpung ada kesempatan untuk memperbaiki. Daripada nanti busuknya sudah menyebar ke mana-mana. Jadi oleh karena itulah, di mana sumber ikan itu, yaitu di sini sumber kebusukannya seperti disampaikan Bang Max tadi," ujar Darmizal, Kamis (25/3/2021).

Darmizal memperkirakan PD akan tetap berjaya bila tidak ada masalah di Hambalang. Dia pun mengatakan sebuah catatan sejarah tidak akan hilang.

"Karena survei terakhir sebelum Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, Partai Demokrat berada pada puncak elektabilitasnya, dan Anas berada pada puncak popularitasnya. Itu tidak bisa kita ingkari. Nah, peristiwa Hambalang inilah menjadi catatan sejarah yang harus kita ungkap siapa sebenarnya yang bermasalah," tambahnya.

Lanjut Darmizal, PD versi KLB mendorong Presiden Joko Widodo melanjutkan proyek Hambalang yang sempat terhenti. Dia menyebut PD pimpinan Moeldoko tidak ingin banyak 'candi' di proyek Hambalang.

"Jadi intinya beberapa hari yang lalu, Bapak Presiden Jokowi sudah mewacanakan untuk melanjutkan proyek Hambalang. Jadi Partai Demokrat pimpinan Bapak Moeldoko mendorong kepada Bapak Presiden untuk melanjutkan proyek Hambalang itu agar tidak terjadi candi-candi Hambalang di belakang-belakang kita ini, gitu," tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Kehormatan PD kubu Moeldoko Max Sopacua mengatakan Hambalang adalah poin awal Demokrat versi KLB Deli Serdang.

"Saya ingin menyampaikan kepada teman-teman bahwa setelah habis selesai dan ada Partai Demokrat pimpinan Moeldoko, di sini kita jadikan starting point Demokrat Moeldoko to the future. Dari sinilah kita mulai sekarang. Kami tidak melupakan sejarah bahwa Hambalang adalah bagian integral yang membuat Demokrat turun ke bawah, elektabilitasnya hancur. Biarpun ada juga yang menikmati tanpa dihukum sekarang, dan banyak yang sudah menikmati tapi sudah melewati proses hukum," ucap Max.

Simak juga Video: Kubu Moeldoko Sebut Proyek Hambalang Awal Kehancuran Demokrat

[Gambas:Video 20detik]



(sab/gbr)