detikcom Do Your Magic

Kepala Puskesmas Camplong Kupang Prihatin atas Kondisi Gedung Rusak

Arni Su - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 15:59 WIB
Kondisi Puskesmas Camplong di Kupang NTT, 25 Maret 2021. (Arni Sulistiawati/detikcom)
Kondisi Puskesmas Camplong di Kupang NTT, 25 Maret 2021. (Arni Sulistiawati/detikcom)
Kupang -

Puskesmas Camplong di Kabupaten Kupang rusak. Perbaikan dinantikan. Kepala Puskesmas Camplong prihatin dengan kondisi fasilitas kesehatan di sini.

Sembilan tahun lalu, Rukiah Abdullah pernah bekerja di Puskesmas yang beralamat di Desa Kuimasi, Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini. Namun sejak saat itu, dia pindah tugas meninggalkan Puskesmas Camplong.

Kini pada 2021, dia kembali ke Puskesmas Camplong. Dia menjadi Kepala Puskesmas sejak satu bulan lalu. Rukiah tidak merasakan ada perubahan yang lebih baik di gedung Puskesmas ini bila dibandingkan dengan kondisi sembilan tahun lalu.

"Setelah sembilan tahun meninggalkan Puskesmas ini, belum ada perubahan. Melihat kondisi gedung di Puskesmas ini menjadi prihatin," kata Rukiah Abdullah kepada detikcom di Puskesmas Camplong, Kamis (25/3/2021).

Kerusakan di Puskesmas Camplong, Kabupaten Kupang, NTT, 24 Maret 2021. (Arni Sulistiawati/detikcom)Kerusakan di Puskesmas Camplong, Kabupaten Kupang, NTT, 24 Maret 2021. (Arni Sulistiawati/detikcom)

Kondisi Puskesmas ini, atap bocor, plafon jebol, tembok dan lantai retak, serta WC mampet. Padahal, puskesmas ini menjadi andalan ibu-ibu hamil dan pasien pada umumnya.

Berdasarkan Data Dasar Puskesmas NTT dari Dinas Kesehatan Provinsi tahun 2014, Puskesmas Camplong ini punya wilayah kerja seluas 10 desa dengan jumlah penduduk 24.050 jiwa.

Kerusakan di Puskesmas Camplong, Kabupaten Kupang, NTT, 24 Maret 2021. (Arni Sulistiawati/detikcom)Kerusakan di Puskesmas Camplong, Kabupaten Kupang, NTT, 24 Maret 2021. (Arni Sulistiawati/detikcom)

"Harapan saya, mungkin secepatnya bisa dilakukan renovasi atau pembangunan Puskesmas baru, demi kenyamanan bersama sebagai tenaga medis dan juga dari pasiennya," kata Rukiah.

Selain gedung yang rusak, Puskesmas ini dirasanya juga masih kekurangan peralatan kesehatan yang memadai. Contohnya, peralatan di poli gigi tidak lengkap. Klinik bersalin juga tidak memadai.

"Di klinik bersalin, ruangan bersalin cuma satu dan ruangan nifas cuma satu," kata Rukiah.

(dnu/dnu)