4 Kapal Berbendera Vietnam Kasus Pencurian Ikan Ditenggelamkan Kejaksaan

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 12:31 WIB
4 Kapal Berbendera Vietnam Kasus Pencurian Ikan Ditenggelamkan Kejaksaan
Penenggelaman empat kapal berbendera Vietnam dalam kasus pencurian ikan. (Foto: dok. Kejagung)
Jakarta -

Tim jaksa eksekutor Kejaksaan Negeri Pontianak dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Masyhudi melakukan eksekusi pemusnahan barang bukti empat unit kapal tangkap ikan berbendera Vietnam terkait kasus pencurian ikan di perairan Indonesia. Kapal tersebut akan ditenggelamkan di perairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

"Keempat kapal tangkap ikan asing asal Vietnam yang dimusnahkan tersebut merupakan barang bukti dalam perkara tindak pidana perikanan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap," ujar Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak, Kamis (25/3/2021).

Adapun seremonial pemusnahan barang bukti diadakan di Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak. Sementara itu, eksekusi pemusnahan dilaksanakan di perairan Pulau Datuk, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Adapun empat kasus yang telah inkrah itu adalah:
1. Kapal bendera Vietnam KG 93255 TS GT 115, nama terpidana Le Van Tang, nomor perkara Pengadilan Negeri Pontianak Nomor : 1/Pid.Sus-PRK/2020/PN.PTK.

2. Kapal bendera Vietnam Kapal Suria Timur GT 105, nama terpidana Ho Minh Hieu, nomor perkara Pengadilan Negeri Pontianak Nomor : 9/Pid.Sus-PRK/2017/PN.PTK.

3. Kapal bendera Vietnam Kapal BV 5688 T GT 80, nama terpidana Phan Ngoc Toan, nomor perkara Pengadilan Negeri Pontianak Nomor: 15/Pid.Sus-PRK/2016/PN.PTK.

4. Kapal bendera Vietnam Kapal BV 5248 TS GT 90, nama terpidana Le Van Dai, nomor perkara Pengadilan Negeri Pontianak Nomor: 14/Pid.Sus-PRK/2016/PN.PTK.

Empat kapal tangkap ikan asing itu dimusnahkan dengan dua cara berbeda. Ada yang dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan, ada pula yang dihancurkan dulu, kemudian ditenggelamkan.

Dua cara penenggelaman kapal itu:
1. 2 kapal dimusnahkan dengan cara ditenggelamkan di perairan Pulau Datuk Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tepatnya di titik ordinat 00° 08'879'' N 108°38'842'' E yaitu Kapal KG 93255 TS GT 115 dan Kapal Suria Timur GT 105.

2. 2 buah kapal dimusnahkan dengan cara dihancurkan menggunakan ekskavator, hingga tidak dapat dipergunakan lagi yaitu Kapal BV 5688 T GT 80 dan Kapal BV 5248 TS GT 90. Pemusnahan tidak dilakukan dengan penenggelaman karena kondisi kapal karam, tidak memungkinkan dilakukan pengangkatan dan penarikan ke lokasi penenggelaman.

Lebih lanjut kegiatan eksekusi pemusnahan barang bukti empat unit kapal tangkap ikan oleh Kejaksaan Negeri Pontianak juga didampingi oleh Pusat Pemulihan Aset, dan PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Turut hadir dalam kegiatan pemusnahan tersebut Kepala Pusat Pemulihan Aset Elan Suherlan, Direktur Penanganan Pelanggaran PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Kalimantan Barat, Ketua Pengadilan Negeri Pontianak, Kepala Kejaksaan Negeri Pontianak, Komandan Pangkalan Utama TNI AL XII Pontianak, Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas II Pontianak, Kepala Stasiun PSDKP Pontianak dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Barat.

Simak juga video 'KKP Tindak 8 Kapal Pelanggar Ketentuan':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/dhn)