Mau Buat Acara di Hambalang, Kubu KLB PD Nyinyir 'Katakan Tidak tapi Korupsi'

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 12:20 WIB
Kubu KLB Demokrat Deli Serdang, Sumut, menggelar konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021). Mereka menyuarakan adanya sejumlah pelanggaran perihal Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) versi tahun 2020. Jumpa pers dihadiri Soflawati Mosaid, Darmizal, Jhonny Allen, dan Ahmad Yahya.
Darmizal (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Partai Demokrat kubu Moeldoko mau menggelar konferensi pers di Hambalang, Jawa Barat. Konferensi pers akan membahas informasi terkini dari hasil acara yang diklaim kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Konferensi pers diagendakan, Kamis (25/3/2021) pukul 13.00 WIB di Hambalang Sport Center, Bogor, Jawa Barat. Ada alasan tersendiri mereka memilih Hambalang.

Salah satu penggagas KLB PD, Darmizal, mengatakan Hambalang merupakan kawasan bersejarah bagi Partai Demokrat. Dia lalu mengungkit kasus korupsi proyek Hambalang yang menjerat beberapa kader PD.

"Terkait kegiatan, benar kita adakan di Hambalang. Kita konpers di tempat yang paling bersejarah dan penuh paradoks. Satu sisi 'katakan tidak, tapi sisi lain lakukan korupsi secara berjemaah', termasuk proyek Hambalang," katanya.

Darmizal menilai Hambalang merupakan bagian kisah sedih PD. Dia berharap masalah Hambalang bisa tuntas.

"Semoga Hambalang jadi halaman berikutnya dalam penuntasan bongkar kisah sedih masa lalu tersebut," ujarnya.

Dia menuding Hambalang menjadi alasan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkudeta Anas Urbaningrum dari posisi Ketua Umum PD. Dia menilai kudeta saat itu dipaksakan.

"Hambalang dipilih sebagai tempat konferensi pers karena memiliki nilai sejarah bagi Partai Demokrat. Melalui Hambalang inilah SBY pertama kali mengkudeta Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Karena kudeta melalui cara politik gagal, SBY melakukan kudeta melalui cara hukum yang sangat terkesan dipaksakan," tuturnya.

(eva/haf)