Gerindra ke Zulhas: Prabowo-Sandi Masuk Kabinet Demi Kepentingan Lebih Besar!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 07:49 WIB
Foto: Screenshot drooftalk Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman
Foto: Habiburokhman (Screenshot d'rooftalk)
Jakarta -

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menyinggung capres dan cawapres yang kalah dalam pilpres 2019 menjadi menteri kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). Partai Gerindra mengatakan bahwa Prabowo-Sandi menjadi menteri untuk kepentingan bangsa.

"Pak Prabowo dan Pak Sandi masuk ke kabinet jelas menanggalkan ego mereka demi kepentingan yang lebih besar, yakni membantu pemerintah menyelesaikan persoalan-persoalan kebangsaan bangsa. Alhamdulillah kinerja beliau berdua luar biasa baik, setidaknya demikian menurut hasil survei beberapa lembaga survey kredibel," kata Waketum Gerindara, Habibburokhman kepada wartawan, Rabu (24/3/2021).

Habiburokhman kemudian menanggapi pernyataan Zulhas mengenai pilkada hingga pilpres yang dinilai demokrasi culas alias curang. Dia mengatakan Gerindra menghormati pendapat itu.

"Setelah kami cermati, pernyataan Pak Zulhan itu intinya tentang dua hal, yakni keprihatinan beliau soal model kompetisi pilkada hingga pilpres yang dia anggap culas karena hanya berorientasi kemenangan dan soal keterbelahan masyarakat terkait pilpres 2019. Kami menghormati Pak Zulhas dan memahami maksud baik beliau," kata dia.

Menurut Habiburokhman, kritikan Zulhas soal pilkada dan pilpres itu bisa dijadikan masukan bersama. Anggota DPR RI itu menyebut dalam setiap pemilu ada pihak yang berpikir untuk menang, namun tidak tahu apa yang dilakukan dengan kemenangan itu.

"Kritik beliau soal model pilkada hingga pilpres yang culas, menurut saya, harus kita jadikan masukan bersama. Tak bisa dipungkiri bahwa dalam setiap perhelatan pemilu ada pihak yang berpikir yang penting menang dahulu, namun ketika menang beneran justru tak tahu apa yang harus dilakukan. Makanya kita harus selalu memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjatuhkan pilihan pada calon yang benar-benar berorientasi dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan bangsa," tuturnya.

Habiburokhman menyadari bahwa pernyataan Zulhas mengenai pilpres 2019 menimbulkan keterbelahan adalah benar. Anggota Komisi III DPR itu menegaskan bahwa keterbelahan itu harus segera diakhiri dengan mendorong rekonsiliasi.

"Kegundahan beliau soal keterbelahan masyarakat terkait pilpres 2019 juga perlu kita dengar bersama. Gerindra juga sadar bahwa keterbelahan tersebut harus segera kita akhiri dengan mendorong rekonsiliasi dan persatukan kebangsaan. Secara formil kontestasi Pilpres 2019 memang telah berakhir setelah MK memutuskan menolak gugatan Prabowo-Sandi, karenanya tidak ada ruang lagi bagi kita untuk terus berseteru. Sebagai bangsa yang besar kita harus mampu menanggalkan ego masing-masing untuk selanjutnya secara bersama-sama membangun negara ini," kata dia.

Simak juga 'Gerindra Parpol Tertinggi Pilihan Anak Muda Versi Indikator':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2