Round-Up

Pemblokiran Rekening FPI Bikin PPATK Dicecar Senayan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 05:45 WIB

PPATK punya alasan mengapa sampai menggelar konferensi pers terkait pemblokiran rekening FPI. PPATK menyebut konferensi pers digelar untuk meluruskan yang sudah ter-blow-up di media sosial.

"Ini terkait masukan terkait masalah FPI khususnya, agar kami mengurangi keterangan di depan umum. Sebetulnya mungkin bisa dikatakan kami sudah sangat mengurangi di depan umum, karena untuk beberapa hari kami tidak pernah tampil, karena kami biasanya sebetulnya memblokir rekening apakah karena terkait pendanaan terorisme ataupun terkait tindak pidana kejahatan lain, itu sudah biasa," kata Kepala PPATK Dian Ediana Rae, dalam rapat.

Disebutkan, terjadi kekacauan di media sosial setelah PPATK melakukan pemblokiran. Karena itu, PPATK menggelar konferensi pers.

"Cuma saja tidak pernah ada respons, tidak pernah ada reaksi dari yang diblokir. Tetapi ini kemudian menjadi di-blow-up di medsos, kemudian di berbagai media timbul apa namanya confused, kekacauan, dan sebagainya. Kami akhirnya memutuskan untuk tujuan edukasi publik untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi," terang Dian.

Dalam konferensi pers PPATK tidak mengungkapkan aliran dana dalam rekening yang diblokir. PPATK hanya mengungkapkan jumlah rekening yang diblokir.

"Tapi intinya kami tidak sedikit pun menguraikan substansinya, Pak. Yang kami sebut hanya angka rekening, tapi kami tidak pernah men-disclose berapa jumlah uang, kepada siapa mentransfer, dan sebagainya, itu tidak pernah kami sampaikan sama sekali," sebut Dian.

PPATK pun sudah mengakhiri proses pemeriksaan terhadap rekening yang diblokir. Prosesnya sekarang, menurut PPATK, menjadi kewenangan kepolisian.

Halaman

(zak/zak)