Ini Alasan Pengemudi Mercy Kabur Usai Tabrak Bocah di Kelapa Gading

Rahmat Fathan - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 23:30 WIB
Jakarta -

Pengemudi Mercy, MRK (21), melarikan diri setelah menabrak bocah J (9) di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mercy yang dikemudikan MRK langsung melesat usai menabrak korban. Apa alasan pelaku kabur?

"Tersangka mengaku melarikan diri karena takut dan syok akibat adanya kecelakaan tersebut," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam jumpa pera di kantor Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (24/3/2021).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/3) pagi. Saat itu, tersangka hendak pergi ke rumah orang tuanya di Cakung, Jakarta Timur.

"Pada saat itu pagi-pagi yang bersangkutan dari rumahnya mau ke rumah ortunya di Cakung," kata Sambodo.

Polisi sebetulnya sudah mengidentifikasi mobil yang dipakai tersangka saat itu dan sudah mendatangi rumah tersangka di Cakung. Namun, saat itu tersangka tidak ada di rumah orang tuanya dan hanya ditemukan mobil Mercy tersebut.

"Jadi barang bukti ini juga kita dapatkan di rumah orang tuanya di Cakung," lanjutnya.

Kecelakaan bermula ketika pagi itu mobil Mercy bernopol B-2388-RFQ melaju di Jalan Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakut melaju ke arah barat. Setiba di lokasi, mobil tersebut menabrak korban yang sedang jalan pagi bersama kedua orang tuanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat dan pendarahan otak. Sedangkan kedua orang tua korban mengalami luka ringan.

Polisi kemudian menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Polisi melakukan upaya pencarian identitas kendaraan karena saat itu CCTV yang ada di lokasi buram dan tidak bisa menangkap pelat nomor.

Hingga akhirnya, polisi menemukan identitas kendaraan dan mendatangi ke alamat rumah pemilik kendaraan di Cakung. Saat itu hanya ada mobilnya di rumahnya, tetapi tersangka tidak di tempat.

Tersangka baru kemudian menyerahkan diri pada Rabu (24/3) siang tadi ke Polres Metro Jakarta Utara. Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka dan menahannya.

(mea/mea)