Round-Up

5 Hal yang Perlu Diketahui tentang e-TLE Nasional

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 24 Mar 2021 06:54 WIB
Kapolri Luncurkan e-TLE
Foto: Dok Humas NTMC
Jakarta -

Jenderal Listyo Sigit Prabowo merealisasikan program 100 hari sebagai Kapolri dalam penegakan hukum di bidang lalu lintas dengan menggunakan tilang elektronik (electronic-traffic law enforcement/e-TLE) berskala nasional. Listyo Sigit Prabowo berharap dengan adanya pemerataan e-TLE ini, polisi lalu lintas ke depan lebih fokus dalam mengatur lalu lintas.

Korps Lalu Lintas Polri di bawah pimpinan Irjen Istiono mengimplementasikan program 100 hari kerja Kapolri ini dengan menerapkan e-TLE nasional. Penerapan e-TLE nasional tahap pertama ini dilakukan di 12 Kepolisian Daerah (Polda).

e-TLE nasional diluncurkan secara serentak pada Selasa 23 Maret 2021 di 12 Polda yakni Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jambi, Polda Sumatera Utara, Polda Riau, Polda Banten, Polda DIY, Polda Lampung, Polda Sulawesi Selatan dan Polda Sumatera Barat .

Sebelum diluncurkan, Listyo Sigit Prabowo menggelar rapat kerja teknis (Rakernis) fungsi lantas T.A 2021 di Pusdiklantas, Serpong, Tangerang Selatan, pada Rabu 10 Maret 2021. Dalam Rakernis tersebut, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengharapkan agar satker lalu lintas memanfaatkan teknolgi informasi.

"Hari ini kami membuka Rakernis Fungsi Lalu Lintas di mana di dalam Rakernis ini dari lalu lintas memiliki program bagaimana upaya untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan bersifat pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Ini tentunya menjadi satu capaian yang saya harapkan bisa diselesaikan dalam waktu 100 hari, sehingga kemudian masyarakat betul-betul bisa merasakan pelayanan kepolisian dengan mengandalkan teknologi dan informasi," ujar Sigit dalam jumpa pers di Pusdiklantas, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (10/3/2021).

Penerapan teknologi informasi ini juga diharapkan tidak hanya masalah penindakan menggunakan e-TLE. Namun diharapkan, ke depan pelayanan kepolisian di bidang lalu lintas bisa diterapkan secara online.

"Sebagai contoh misalkan ujian SIM dengan menggunakan aplikasi sehingga bisa dilaksanakan online, bagaimana membuat STNK, BPKB, dengan menggunakan teknologi informasi sehingga masyarakat tidak perlu hadir. Cukup dengan menggunakan aplikasi dan nanti setelah selesai akan dikirim dengan delivery system," tuturnya.

Tiga belas hari kemudian, tepatnya Selasa 23 Maret 2021, Listyo Sigit meluncurkan e-TLE berskala nasional. Untuk saat ini, sudah ada 244 kamera e-TLE yang tersebar di 12 provinsi.

"Hari ini kita akan launching bersama-sama di 12 provinsi. Ada 244 titik yang kita gelar dan ke depan secara bertahap ini akan terus kita kembangkan 34 provinsi, dan tiap ibu kota kabupaten nanti akan kita gelarkan. Oleh karena itu, tentunya ini semua akan terwujud ke depan," ujar Sigit dalam sambutannya di gedung NTMC Polri, Jakarta .


Di halaman selanjutnya, harapan Kapolri terhadap polisi lalu lintas

Simak video 'e-TLE Akan Pelototi Semua Pengguna Jalan, Termasuk TNI-Polri':

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4