Tinjau Bandara Kuabang, Menhub Ingin Lalu Lintas Penerbangan Hidup Lagi

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 21:37 WIB
Budi Karya Sumadi
Foto: Kemenhub
Halmahera Utara -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau Bandara Kuabang, Halmahera Utara, Maluku hari ini. Bandara yang berada di Desa Jati, Kecamatan Kao memiliki gedung terminal baru.

Budi meninjau kondisi terminal Bandara Kuabang Kao, sebelum diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (24/3). Dalam kunjungan itu, Budi menengok sejumlah fasilitas terminal, mulai dari ruang tunggu, toilet, musala, counter check in, dan lainnya.

Usai berkeliling, Budi menyatakan kekagumannya pada bangunan baru terminal Bandara Kuabang. Budi yang merupakan lulusan Arsitektur Universitas Gadjah Mada menyebut konsep bangunan modern pada terminal bandara menghasilkan tampilan yang indah.

"Saya berterima kasih kepada pak Dirjen (Perhubungan Udara) yang sudah mempersiapkan ini dengan baik. Tadi saya cek bandaranya baik sekali, bahkan di luar ekspektasi saya. Bangunannya modern, indah sekali," sanjung Budi.

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini juga berterima kasih pada jajaran pemerintah daerah setempat, yang turut mendukung dalam hal penyediaan lahan maupun pada proses pembangunan terminal bandara.

"Terima kasih kepada Pemprov, Pemkab, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan unsur terkait lainnya yang telah bekerja sama dengan baik dalam penyediaan lahan dan kelancaran pembangunan bandara ini," ujar Budi.

Ia menambahkan setelah terminal baru Bandara Kuabang Kao diresmikan, Kemenhub telah berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk mengoperasikan layanan dari bandara tersebut. Ia mengulas, sebelum pandemi COVID-19, Bandara Kuabang melayani lalu lintas penerbangan hampir setiap hari.

"Kami ada Tim Advance yang seminggu lalu datang ke sini. (Mereka) menyatakan bahwa dulu di sini ini penerbangan hampir setiap hari, (penerbangan) reguler bukan carter. Sekarang hanya ada carter. Memang ada tiga industri di sini yang melakukan carter. Tapi itu tidak cukup karena kita ingin reguler itu hidup kembali," ungkap Budi.

Budi mengatakan kehadiran Bandara Kuabang akan mendukung aktivitas perekonomian di wilayah Halmahera Utara. Ia menyebut di wilayah tersebut ramai akan industri pertambangan, sehingga keberadaan bandara akan memacu peningkatan aktivitas bisnis dan berkontribusi terhadap perekonomian daerah.

"Kita harapkan ini menjadi bandara utama di kepulauan ini. Ditandai dengan banyaknya industri dan tambang yang ada di sini. Kita harapkan ini bisa memacu pertumbuhan di pulau Halmahera (Utara) ini," cetus Budi.

(mul/ega)