6 Saksi Kasus Sadikin Aksa Absen, Polisi Kirim Panggilan Ulang

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 18:18 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan.
Kombes Ahmad Ramadhan (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri memanggil enam saksi terkait kasus yang menjerat eks Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo, Sadikin Aksa, sebagai tersangka. Namun, semua saksi tidak memenuhi panggilan Bareskrim.

"Hari ini sedianya enam orang dilakukan pemeriksaan. Selasa, 23 Maret (2021), sesuai jadwal. Namun keenamnya hari ini tidak hadir dengan berbagai alasan," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

Ramadhan mengatakan keenam saksi itu memiliki kaitan dengan PT Bosowa Corporindo. Ada yang merupakan pemegang saham hingga direksi PT Bosowa Corporindo.

"Di antaranya adalah MSA sebagai pemegang saham, AA sebagai pemegang saham, MA sebagai pemegang saham, RA sebagai pemegang saham, SM direksi Bosowa, dan M Legal Bosowa," tuturnya.

Dia mengatakan penyidik telah mengirim panggilan ulang kepada para saksi. Mereka diminta memenuhi panggilan pemeriksaan pada Kamis (25/3).

"Sehingga penyidik melakukan pemanggilan kembali pada hari Kamis, 25 Maret," kata Ramadhan.

Sebelumnya, Sadikin Aksa juga telah diperiksa terkait kasus dugaan mengabaikan perintah OJK pada Kamis (18/3). Sadikin diperiksa oleh Bareskrim Polri selama kurang-lebih 10 jam. Selama pemeriksaan itu, Sadikin dicecar 53 pertanyaan.

Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Helmy Santika, menjelaskan soal penetapan Sadikin Aksa sebagai tersangka. Helmy mengatakan PT Bank Bukopin Tbk telah ditetapkan sebagai bank dalam pengawasan intensif oleh OJK karena permasalahan tekanan likuiditas sejak Mei 2018. Kondisi tersebut semakin memburuk sejak Januari hingga Juli 2020.

Selanjutnya
Halaman
1 2