Propam Sudah Periksa Kapolresta Malang yang Diduga Rasis ke Mahasiswa Papua

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 17:09 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simamarta diadukan ke Propam Polri karena diduga memberi ancaman berbau rasisme kepada mahasiswa Papua saat demo Hari Wanita Sedunia. Propam pun saat ini tengah mendalami kasus tersebut.

"Terkait dengan Kapolresta Malang yang kasus saat pengamanan demo Hari Wanita Sedunia. Kami sampaikan kasus Kapolresta Malang saat ini udah ditangani oleh Div Propam Polri," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

"Dan saat ini Div Propam Polri sedang mendalami kasus tersebut apakah yang bersangkutan melakukan pelanggaran, apakah pelanggaran disiplin, kode etik, atau pelanggaran lain. Jadi saat ini sedang ditangani Div Propam Polri," sambungnya.

Ramadhan memastikan Leonardus telah diperiksa oleh Propam Polri. Namun, dia tidak menyebut kapan persisnya kapan Leonardus diperiksa.

"Sudah. Sudah dilakukan pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri. Tidak tanya tadi (kapan diperiksa). Tapi telah dilakukan pemeriksaan," ucap Ramadhan.

Selain itu, lanjut Ramadhan, Propam Polri turut melibatkan ahli bahasa dalam mendalami kasus itu. Nantinya, ahli bahasa bisa memberi masukan untuk Propam Polri apakah Leonardus melakukan ujaran rasisme atau tidak.

"Dan saat ini Propam sedang mendalami. Tentunya akan melibatkan ahli, juga melibatkan ahli bahasa apakah yang dia sampaikan saat demo tersebut memenuhi unsur persangkaan terhadap yang bersangkutan," katanya.

Sebelumnya, beberapa perwakilan mahasiswa Papua mengadukan Kapolresta Malang Kombes Leonardus Simamarta ke Propam Polri karena diduga melontarkan ancaman berbau rasisme saat demo Hari Perempuan Sedunia.

Propam Polri pun kemudian melakukan penyelidikan. Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo memastikan Propam akan bekerja secara objektif dan transparan dalam memproses aduan tersebut.

"Propam Polri akan objektif dan transparan dalam memproses dan menindaklanjuti setiap laporan pengaduan masyarakat terkait perilaku anggota Polri dalam pelaksanaan tugas," tandas Sambo saat dihubungi lewat pesan singkat, Jumat (12/3/2021).

Tonton juga Video: Puluhan Mahasiswa Papua di Gorontalo Unjuk Rasa

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)