Festival Mojotirto, Pemkot Mojokerto Tebar Benih Ikan-Lepas Atlet PODSI

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Selasa, 23 Mar 2021 09:26 WIB
Pemkot Mojokerto
Foto: Pemkot Mojokerto
Jakarta -

Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto kembali menggelar pagelaran seni dan budaya Mojotirto, setelah sebelumnya sempat terhenti lantaran pandemi Corona.

Kegiatan tersebut berlangsung di Bantaran Sungai Ngotok atau tepat di bawah Jembatan Rejoto, kemarin (22/3). Adapun rangkaian Mojotirto mulai dari, melarungkan sembilan mata air, menebarkan benih ikan, menanam pohon jeruk dan memberangkatkan secara langsung atlet Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, perhelatan Mojotirto sebagai ungkapan syukur atas nikmat melimpahnya sumber daya alam, terutama air di Kota Mojokerto. Sekaligus memperingati Hari Air yang jatuh setiap tanggal 22 Maret.

"Rasa syukur ini, kita implementasikan dengan memanfaatkan segala potensi yang kita miliki. Baik sumber daya alam, maupun sumber daya manusia, melalui ide kegiatan yang dikemas dalam rangkaian kenduri banyu. Yang terdiri dari, prosesi kirab, prosesi Umbul Dungo Tirto Suci, menebarkan benih ikan dan menanam buah jeruk," jelas Ika dalam keterangan tertulis, Selasa (23/3/2021).

Lebih jauh Ning Ita, sapaan akrab Ika, menjelaskan, melalui kegiatan Mojotirto diharapkan ke depan event-event kepariwisataan semakin berkembang, seiring dengan pembangunan Wisata Bahari Majapahit.

Nantinya, di sepanjang aliran Sungai Ngotok akan dibangun berbagai macam wisata, seperti agrowisata, taman budaya yang lengkap dengan amfiteater, food court berdesain Kapal Majapahit, dan masih banyak lainnya.

"Tentunya, dari sekian grand design Wisata BahariMajapahit, kami akan melakukan pembangunnya secaramultiyear. Sembari menunggu pembangunanfisiknya, kami telah melakukan penanaman buah jeruk sebagai agrowisata di bantaran SungaiNgotok dengan persetujuan dariBBWS (Balai Besar Wilayah Sungai)Brantas," terangnya.

Ika berharap, kawasan Wisata Bahari Majapahit mampu menjadi pemicu bangkitnya perekonomian Kota Mojokerto, khususnya di bidang pariwisata. Terlebih, pembangunan wisata tersebut sejalan dengan program wisata dalam Peraturan Presiden nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Jawa Timur.

"Apalagi, tahun ini Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Tim Dayung Jawa Timur pada Pekan Olaraga Nasional (PON) ke-20 yang sempat tertunda karena pandemi COVID-19, dilaksanakan di Kota Mojokerto. Ini, merupakan suatu kebanggaan bagi kami. Semoga, ini akan membawa dampak baik pada lingkungan sekitar dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan," pungkasnya.

Simak juga '3 Kerangka Manusia Ditemukan di Situs Kumitir Mojokerto':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)