Satgas COVID: Hanya Tinggal Kalsel-Jabar Bed Occupancy Rate di Atas 60%

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 22 Mar 2021 16:39 WIB
Rapat Komisi VIII DPR Bersama Kepala BNPB Sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo
Rapat Komisi VIII DPR Bersama Kepala BNPB Sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama Kepala BNPB yang juga Ketua Satgas COVID-19, Doni Monardo. Rapat tersebut membahas penyesuaian Penggunaan (refocusing) Kebijakan APBN Tahun 2021 dan isu-isu aktual.

Rapat digelar di ruang rapat Komisi VIII DPR RI, Gedung MPR/DPR RI, Jakarta, Senin (22/3/2021) pukul 15.00 WIB. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto.

Doni Monardo menjelaskan tren pandemi COVID-19 semakin baik akibat diterapkannya vaksinasi, PPKM mikro, dan kedisiplinan masyarakat. Bahkan, ia mengatakan saat ini hanya ada 2 provinsi yang memiliki ketersediaan tempat tidur atau bed occupancy di rumah sakit di atas angka 60 persen.

"Jadi vaksin, PPKM mikro dan tingkat kepatuhan masyarakat yang semakin baik ini lah menjadi modal kita untuk bisa mengendalikan COVID, sehingga saat ini bapak pimpinan, hanya tinggal 2 provinsi saja yang bed occupancy rate-nya di atas 60 persen, yaitu Kalimantan Selatan dan Jawa Barat, sisanya sudah jauh di bawah," kata Doni di lokasi.

Menurut Doni, situasi tersebut harus terus dijaga. Sebab, menurutnya, hal ini dapat membuat para tenaga kesehatan memiliki waktu luang untuk beristirahat.

"Jadi ini harus kita jaga sehingga dokter kita, perawat kita punya kesempatan rileksasi, punya kesempatan yang lebih banyak untuk beristirahat, sehingga kelelahan, keletihan dalam merawat pasien bisa berkurang," ujarnya.

Doni mengatakan saat ini kasus aktif COVID-19 sudah menurun dibandingkan kasus aktif pada 5 Februari 2021. Menurut dia, hal ini merupakan sebuah prestasi.

"Kasus aktif sudah berada di 129.844 atau 8,89 persen dari jumlah yang sebelumnya mencapai 176.672 pada tanggal 5 Februari. Jadi ini menunjukkan sebuah prestasi," ujarnya.

Lebih lanjut, Doni juga mengungkapkan kasus sembuh COVID-19 saat ini mengalami peningkatan. Ia menilai persentase kesembuhan COVID-19 di Tanah Air lebih tinggi daripada kesembuhan global.

"Demikian juga kesembuhan mengalami peningkatan mencapai 88,4 persen dan ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kesembuhan global," ucapnya.

Lihat Video: Cek Ketersediaan Kamar RS Seluruh Indonesia di Aplikasi Ini

[Gambas:Video 20detik]



(hel/knv)